Liga Primer

Crystal Palace Terancam Degradasi Akibat Ulah Mateta

Crystal Palace Terancam Degradasi Akibat Ulah Mateta

Kegagalan Crystal Palace meraih poin dari Tottenham Hotspur membuat posisi mereka di Liga Primer semakin terancam bahaya degradasi. Keputusan fatal penyerang Jean-Philippe Mateta yang mendapat kartu merah dinilai merusak rencana permainan tim secara keseluruhan.

Petaka Kartu Merah Mateta

Crystal Palace sebenarnya hanya membutuhkan satu poin untuk keluar dari papan bawah dan mendorong Manchester United masuk ke zona degradasi. Rekor positif di kandang Tottenham sebelumnya sempat memberi harapan bagi skuad asuhan Pierre Sage tersebut. Namun, jalannya pertandingan berubah drastis setelah insiden kartu merah yang diterima Mateta akibat tekel keras terhadap Micky van de Ven di area lini tengah.

Bermain dengan sepuluh orang membuat penguasaan bola Crystal Palace langsung merosot drastis dan rencana taktik mereka tidak berjalan. Tottenham mendominasi jalannya sisa pertandingan dengan catatan penguasaan bola mencapai lebih dari 80 persen. Gol-gol kemenangan tuan rumah akhirnya lahir melalui situasi bola mati yang dicetak oleh Archie Gray dan Jan Paul van Hecke.

Tekanan Berat Bagi Pierre Sage

Meskipun tampil sangat superior dengan melepaskan total 34 tembakan, Tottenham sempat dibuat kesulitan oleh pertahanan rapat lawan. Sebuah peluang emas sempat didapatkan oleh Dwight McNeil bagi Crystal Palace, tetapi berhasil diblok oleh Dominic Solanke di dalam kotak penalti. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang tren positif Tottenham meraih tiga kemenangan beruntun di Liga Primer.

Di sisi lain, situasi pelik kini dihadapi oleh pelatih Crystal Palace, Pierre Sage. Ia harus memutar otak menyelamatkan klub dari ancaman degradasi Liga Primer di tengah tindakan merugikan yang dilakukan para pemainnya sendiri seperti Jean-Philippe Mateta dan Axel Disasi.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *