olahraga rumah

Apakah 122.287 Poin An Se Young Jadi Rekor Maksimal?

Apakah 122.287 Poin An Se Young Jadi Rekor Maksimal?
Daftar Isi
  1. Penghitungan Poin BWF An Se Young
  2. Peluang Mencapai Poin Maksimal
  3. Batas Maksimal dan Rekor Sejarah Poin BWF

Pebulu tangkis tunggal putri An Se Young menunjukkan dominasinya dengan menjuarai Denmark Open dan French Open. Kendati sukses menjadi yang terbaik pada dua turnamen kategori Super 750 tersebut, jumlah poin yang ia miliki tertahan di angka 122.287.

Penghitungan Poin BWF An Se Young

Dalam sistem ranking BWF, poin yang tercantum merupakan akumulasi dari 10 turnamen terbaik yang diikuti dalam 52 pekan terakhir. Angka 122.287 poin yang dikantongi An Se Young saat ini bahkan belum memasukkan hasil dari Denmark Open dan French Open, karena masih terdapat turnamen level Super 750 lain yang lebih dulu masuk dalam daftar perhitungannya.

Perolehan poin An Se Young melonjak tinggi karena ia menyapu bersih kemenangan di tiga kejuaraan besar tahun ini, yaitu Kejuaraan Asia dengan 12 ribu poin, Kejuaraan Dunia dengan 14.500 poin, dan Asian Games dengan 12 ribu poin. Momen tersebut tidak terjadi setiap tahun mengingat Asian Games diselenggarakan empat tahun sekali, ditambah kemenangannya pada ajang BWF World Tour Finals yang menyumbang 14 ribu poin pada akhir tahun lalu.

Ajang Asian Games menjadi pembeda signifikan, bahkan jika dibandingkan dengan tahun penyelenggaraan Olimpiade. Ketika Olimpiade berlangsung, Kejuaraan Dunia bulu tangkis ditiadakan sehingga status poin maksimalnya tidak sama dengan tahun digelarnya Asian Games.

Peluang Mencapai Poin Maksimal

Kehadiran Asian Games yang setara dengan turnamen Super 1000 membuat tahun 2026 mencatatkan enam turnamen dengan garansi 12 ribu poin. Selain Kejuaraan Asia, empat turnamen lainnya meliputi Malaysia Open, All England, Indonesia Open, dan China Open.

Dalam situasi ini, An Se Young melewatkan kesempatan mendulang poin penuh karena ia hanya keluar sebagai runner up All England 2026, sehingga gagal mengamankan poin maksimal 12 ribu.

Peluang An Se Young untuk meraih poin maksimal versinya sendiri akan terbuka hingga bulan Maret mendatang. Syaratnya, ia harus menjuarai All England 2027 serta mempertahankan gelar juara pada BWF World Tour Finals 2026 dan Malaysia Open 2027 agar tidak kehilangan poin dari edisi sebelumnya.

Batas Maksimal dan Rekor Sejarah Poin BWF

Jika seluruh target tersebut tercapai dengan lancar, poin maksimal yang dapat diraih An Se Young hanya akan bertambah sebanyak 1.000 poin dari catatan saat ini. Tambahan 12 ribu poin dari All England 2027 nantinya akan menggantikan salah satu poin juara Super 750 yang bernilai 11 ribu, sehingga menghasilkan surplus 1.000 poin dengan total maksimal 123.287 poin.

Kendati demikian, angka 123.287 tersebut belum menjadi rekor poin tertinggi sepanjang sejarah ranking BWF seperti dilansir dari CNN Indonesia. Rekor poin tertinggi saat ini masih dipegang oleh pasangan ganda putra Kim Won Ho/Seo Seung Jae dengan catatan 123.905 poin yang dibukukan pada 14 April 2026.

Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh perolehan poin dari turnamen beregu, di mana Kim/Seo mendulang total 14.405 poin dari Piala Sudirman 2025, sementara An Se Young memperoleh 12.787 poin dari Piala Uber 2026.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *