Persib Bandung kembali menunjukkan ketajaman di kancah Asia dengan menundukkan Melbourne Victory 2-0 pada matchday ketiga Grup E AFC Champions League Two (ACL2) 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu malam WIB (28/10/2026). Di hadapan belasan ribu suporter, Balsa Sekulic menjadi pembeda lewat dwigol pada menit ke-47 dan 67 yang mengamankan tiga poin bagi Maung Bandung.
Kemenangan tersebut menegaskan posisi Persib di puncak Grup E dengan mengantongi sembilan poin. Sebelumnya, seperti dilaporkan Bola.com, mereka juga sukses menekuk FC Seoul dengan skor 1-0 dan menaklukkan Viettel FC dengan skor 1-0. Rangkaian hasil positif ini membuka lebar peluang wakil Indonesia tersebut melaju ke babak 16 besar ACL2 2026/2027, sekaligus menantang catatan perjalanan mereka pada edisi-edisi terdahulu di kompetisi antarklub Asia.
Rapor Terbaik 1995 di Asian Club Championship
Sepanjang sejarahnya, Persib telah lima kali mewakili Indonesia di ajang antarklub Asia. Rekor pencapaian terbaik tercipta pada 1995 ketika turnamen masih menggunakan nama Asian Club Championship dengan format yang berbeda dari saat ini.
Pada musim tersebut, skuad Maung Bandung berhasil melaju dari putaran pertama zona Asia Timur usai menyingkirkan klub Thailand, Bangkok Bank FC, dengan keunggulan agregat 2-1.
Langkah mereka kemudian terhenti di babak perempat final yang kala itu menggunakan sistem fase grup wilayah East Asia. Dalam fase tersebut, Persib menelan tiga kekalahan beruntun masing-masing dari Verdy Kawasaki dengan skor 2-3, Thai Farmers Bank dengan skor 1-2, serta Ilhwa Chunma dengan skor 2-5.
Menariknya, saat menghadapi Ilhwa Chunma dalam pertandingan tersebut, salah satu pemain yang turut mencetak gol adalah Shin Tae-yong, sosok yang kini menjadi juru taktik Persija Jakarta.
Piala AFC 2015 dan ACL2 2025/2026
Pada level Asia, Persib tercatat pernah dua kali melangkah hingga babak 16 besar. Pencapaian pertama diraih pada ajang Piala AFC 2015 ketika mereka tampil dengan status sebagai juara Indonesia Super League (ISL) 2014.
Tim yang kala itu berada di bawah asuhan pelatih Djadjang Nurdjaman tampil sangat solid sepanjang babak penyisihan grup dan sukses menutup persaingan sebagai pemuncak klasemen Grup H.
Catatan impresif mereka di fase grup tersebut meliputi tiga kali kemenangan serta tiga hasil imbang tanpa sekalipun tersentuh kekalahan.
Kendati demikian, laju skuad Pangeran Biru harus terhenti pada babak 16 besar. Menjamu wakil asal Hong Kong, Kitchee SC, di kandang sendiri, Persib justru takluk dengan dua gol tanpa balas.
Catatan serupa terulang pada turnamen AFC Champions League Two musim 2025/2026 di mana Persib kembali mencatat penampilan gemilang di fase grup. Dibawah arahan pelatih Bojan Hodak, mereka keluar sebagai juara Grup G usai mengumpulkan 13 poin dari total enam pertandingan yang dilakoni.
Akan tetapi, babak gugur kembali menjadi tembok besar bagi langkah klub asal Kota Bandung tersebut. Persib harus tersingkir usai takluk dari wakil Thailand, Ratchaburi FC, dengan agregat 1-3 pada babak 16 besar.
Kini, di bawah kepemimpinan pelatih Igor Tolic, Persib kembali memiliki kesempatan emas untuk memperbaiki rapor penampilan mereka di level Asia. Apabila mampu melewati rintangan di babak 16 besar musim ini, Maung Bandung berpeluang melangkah lebih jauh ke fase berikutnya dan menorehkan sejarah baru.
Sumber: Liputan6.com BRI Super League







