Mantan kapten Manchester United, Gary Neville, melontarkan kritik pedas terhadap kebijakan perekrutan pemain klub tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Penilaian keras ini disampaikan menyusul kekalahan telak Manchester United dari Bournemouth di ajang Liga Primer pada hari Minggu.
Kritik Strategi Transfer dan Gagal Rekrut Pemain
Manchester United harus takluk dengan skor 3-0 akibat gol-gol yang dicetak oleh Rayan, Marcus Tavernier, dan Evanilson, setelah serangkaian kesalahan lini belakang memudahkan tim tamu di Stadion Old Trafford. Setan Merah kini baru meraih dua kemenangan dari 12 pertandingan di semua kompetisi musim ini dan terperosok ke papan bawah klasemen, hanya beberapa bulan setelah Michael Carrick membawa klub kembali ke Liga Champions.
Dalam siniar The Gary Neville Podcast, Neville mengecam strategi transfer klub yang gagal mengamankan target utama di lini tengah, sementara rival-rival mereka justru berhasil mendapatkan pemain incaran. Menurut laporan FourFourTwo, ia mencontohkan bagaimana Sandro Tonali dan Mateus Fernandes tampil gemilang di Stamford Bridge, padahal seharusnya mereka mengenakan seragam merah Manchester United.
Neville menyatakan bahwa Manchester United memutuskan untuk tidak merekrut para pemain tersebut karena terkendala masalah utang serta pemborosan dana sebelumnya. Ia menilai manajemen klub lebih baik mendatangkan dua pemain gelandang berkualitas tinggi ketimbang merekrut tiga pemain yang kemampuannya hanya sebatas biasa saja.
Soroti Lini Pertahanan dan Kelalaian Klub
Kemarahan Neville tidak hanya tertuju pada Youri Tielemans, Carlos Baleba, dan Andrey Santos yang diturunkan di lini tengah akibat absennya kapten Bruno Fernandes. Mantan bek kanan tim nasional Inggris itu juga meyakini bahwa klub seharusnya menggelontorkan dana sebesar 100 juta poundsterling untuk memperkuat lini pertahanan.
Kesalahan individu maupun kolektif serta rekor kebobolan tim yang semakin memburuk mendasari argumen Neville terhadap rapuhnya lini belakang skuad asuhan Carrick. Ia menyebut keputusan membiarkan komposisi pertahanan tersebut tampil di lapangan sebagai bentuk kecerobohan yang nyata.
Neville menyoroti penempatan posisi para pemain bertahan, seperti Lenny Yoro yang dipasang sebagai bek kanan dan Diogo Dalot di posisi bek kiri, yang dinilainya tidak seharusnya terjadi. Ia juga menambahkan bahwa Ayden Heaven masih memerlukan proses perkembangan pada pertandingan tertentu, sementara Harry Maguire dan Lisandro Martinez yang sudah lama berada di klub belum mampu menjaga catatan nirbobol secara konsisten.
Kekalahan ini membuat posisi Michael Carrick berada di ujung tanduk menyusul performa buruk tim dan pernyataan ketidakpuasan yang diungkapkan secara terbuka.
Sumber: Latest from FourFourTwo







