Liga & Hasil

Gianni Infantino Tertawakan Desakan Mundur dari Jabatannya

Gianni Infantino Tertawakan Desakan Mundur dari Jabatannya

Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan dirinya mendapat dukungan dari sebagian besar asosiasi sepak bola di seluruh dunia di tengah upaya mengincar masa jabatan baru di badan sepak bola tertinggi tersebut.

Pertahanan Diri di Baku

Dalam wawancara langka dengan BBC di sela-sela turnamen Piala Dunia U-15 di Baku, Azerbaijan, Infantino memberikan pembelaan atas berbagai keputusan kontroversial yang diambilnya. Pimpinan tertinggi FIFA ini menghadapi gelombang kritik tajam akibat proposal FIFA Forward Enterprise (FFE) yang sempat ia ajukan untuk menjual hak turnamen Piala Dunia kepada pihak ekuitas swasta sebelum akhirnya dibatalkan.

Menurut Infantino, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi. “There is nothing bad in disagreeing. We see it every day in so many countries in the world. It’s OK to disagree. It’s OK to have different points of view, but then we need to be able to move on,” ujar Infantino seperti dilaporkan Inside World Football.

Ketika BBC menanyakan apakah dirinya sempat mempertimbangkan untuk mundur akibat skandal yang bergulir dalam beberapa bulan terakhir, Infantino menanggapi pertanyaan tersebut dengan tertawa. Ia menekankan bahwa dirinya dipilih oleh ratusan asosiasi anggota dari berbagai belahan dunia serta pentingnya menghargai proses demokrasi di dalam tubuh FIFA.

“Well you know I was elected by 211 member associations from all over the world. I think what is important is that in an organisation like Fifa, there can be different views, different points of view,” kata Infantino.

“But if we are serious about democracy, about the democratic process, about believing that everyone has the same vote and the same voice all over the world, that football belongs to everyone, if we are serious about that, then we need, to respect as well the views of the vast, vast majority,” tambahnya.

Dukungan Konfederasi dan Tekanan UEFA

Infantino mengklaim baru saja kembali dari Tokyo di mana Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memberikan dukungan penuh kepadanya. Ia juga menyebutkan bahwa seluruh negara di Afrika telah menyatakan dukungan serupa, setelah sebelumnya berkunjung ke Cape Verde dan melakukan komunikasi dengan berbagai asosiasi global.

Pekan lalu, AFC secara resmi mengumumkan dukungan mereka terhadap pencalonan kembali Infantino dalam kongres luar biasa di Tokyo. AFC sebelumnya sempat menjadi salah satu dari tiga konfederasi yang menentang keras rencana privatisasi Piala Dunia oleh Infantino.

Meskipun UEFA menilai langkah tersebut telah melanggar batas, Infantino justru mendulang dukungan dari Qatar serta Arab Saudi. Saat ini, dukungan dari konfederasi Asia, Afrika, dan Amerika Selatan membuat UEFA berada dalam posisi terisolasi dalam upaya mereka melengserkan sang presiden FIFA.

UEFA sempat melayangkan sejumlah pertanyaan kepada Infantino dalam rapat Dewan FIFA di Zurich, namun permintaan tersebut tidak direspons langsung oleh pimpinan FIFA itu. Badan sepak bola Eropa yang juga mendaftarkan mosi di pengadilan Amerika Serikat guna mendapatkan dokumen terkait FFE tersebut telah memberikan batas waktu kepada FIFA hingga 2 November untuk menjawab seluruh pertanyaan dan merilis dokumen yang diminta.

Menanggapi desakan tersebut, Infantino menyatakan bahwa pihaknya akan menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan sejauh proses dan ketentuan yang berlaku mengizinkannya. Batas waktu bagi para kandidat untuk mengonfirmasi keikutsertaan mereka dalam pemilihan melawan Infantino ditetapkan pada 18 November.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *