Manchester United dijadwalkan menjamu AS Roma pada pertandingan lanjutan Liga Champions 2026/2027 di Stadion Old Trafford, Rabu (4/11) dini hari WIB. Tim tuan rumah tengah berupaya keras bangkit dari tren negatif untuk menjaga peluang bertahan di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut.
Catatan Negatif Tuan Rumah dan Tren Positif Lawan
Skuad asuhan Michael Carrick sedang berusaha keluar dari situasi sulit menyusul rentetan hasil buruk di berbagai kompetisi, termasuk penampilan yang kurang memuaskan di panggung Eropa. The Red Devils wajib segera kembali ke jalur kemenangan agar tidak tersingkir lebih awal dari Liga Champions musim ini.
Seperti dilaporkan CNN Indonesia, Manchester United membawa catatan kelam berupa sembilan pertandingan beruntun tanpa kemenangan di semua ajang. Kemenangan terakhir kali diraih Setan Merah saat menghadapi Sabah FK di Liga Champions pada 10 September 2026.
Sebaliknya, AS Roma datang dengan modal rapor yang jauh lebih impresif. Pasukan asuhan Gian Piero Gasperini mencatatkan lima pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi, di mana kekalahan terakhir mereka rasakan saat takluk 3-4 dari Real Madrid pada 15 Oktober 2026.
Dominasi Rekor Pertemuan dan Kenangan Manis Carrick
Di tengah keterpurukan performa musim ini, rekam jejak pertemuan kandang melawan AS Roma masih memihak Manchester United. Setan Merah selalu meraih kemenangan dalam empat kesempatan terakhir saat menjamu Giallorossi di Old Trafford.
Pertemuan antara kedua kesebelasan ini juga kerap diwarnai pesta gol. Pada perempat final Liga Champions 2006/2007, Manchester United pernah mencukur wakil Italia tersebut dengan skor 7-1 di Old Trafford, dan mengulang pesta gol serupa dengan kemenangan 6-2 di lokasi yang sama pada semifinal Liga Europa 2020/2021.
Pertandingan ini turut menyimpan memori manis tersendiri bagi Michael Carrick. Semasa aktif sebagai pemain, Carrick pernah menyumbangkan dua gol ketika Manchester United melibas AS Roma dengan skor 7-1, sebuah kenangan indah yang diharapkan dapat terulang kembali saat ia mendampingi tim sebagai juru taktik.







