UEFA menegaskan bahwa tidak akan ada penerapan harga tiket dinamis dalam ajang Euro 2028, di tengah persiapan para penyelenggara memobilisasi jutaan suporter di Inggris dan Republik Irlandia. Kepastian tersebut disampaikan saat UEFA mengadakan pertemuan dengan lebih dari 100 perwakilan kelompok suporter Eropa di Stadion Wembley, bertepatan dengan hitung mundur 600 hari menjelang pertandingan pembuka.
Kebijakan Harga dan Penjualan Tiket Euro 2028
Sekitar tiga juta tiket akan disediakan untuk turnamen tersebut, dengan proporsi sekitar 42 persen berada pada kategori termurah dan lebih dari 80 persen dialokasikan bagi pendukung tim peserta serta masyarakat umum. UEFA memastikan bahwa harga tiket akan dipatok tetap dan tidak akan berubah mengikuti fluktuasi permintaan, yang menjadi pembeda dari sistem harga dinamis FIFA untuk Piala Dunia.
Penjualan tiket baru akan dibuka setelah undian turnamen final dilangsungkan pada Desember 2027 agar para pendukung dapat mengetahui lokasi dan jadwal pertandingan tim kesayangan mereka sebelum mengajukan permohonan. Selain itu, sebuah platform penjualan kembali resmi akan dioperasikan sesuai nilai nominal awal tiket tanpa membebankan biaya kepada penjual.
Koordinasi Transportasi dan Layanan Suporter
Sebagian besar agenda pertemuan di Wembley berfokus pada aspek operasional yang menentukan kelancaran turnamen, meliputi transportasi, zona suporter, lokasi nonton bareng, komunikasi, serta layanan pendukung. Euro 2028 diprediksi mendatangkan sekitar enam juta pengunjung di seluruh negara tuan rumah, sehingga penekanan khusus diberikan pada akses transportasi antar kota agar para pendukung dapat mengikuti tim mereka tanpa hambatan berarti.
Guna mendukung kelancaran tersebut, seluruh 24 tim peserta akan memiliki seorang pejabat penghubung suporter khusus yang bertindak sebagai jembatan antara para pendukung, asosiasi nasional, UEFA, dan panitia penyelenggara lokal. Organisasi Football Supporters Europe (FSE) bersama Football Supporters’ Association juga tengah membahas proyek kerja sama yang lebih luas dengan UEFA beserta tim penyelenggara gabungan Inggris dan Irlandia mengenai berbagai inisiatif suporter selama turnamen berlangsung.
Direktur Urusan Kelembagaan FSE, Stuart Dykes, menyatakan bahwa pertemuan awal tersebut telah membangun fondasi bagi sebuah turnamen yang dibentuk berdasarkan pengalaman dan keahlian para suporter. Forum suporter kedua dijadwalkan pada Februari 2028, di mana fokus pembahasan akan beralih pada tahap eksekusi dengan melibatkan kota-kota tuan rumah, kepolisian, serta mitra operasional lainnya.
Sebelum pelaksanaan forum lanjutan tersebut, perhatian akan beralih ke Belfast di mana undian kualifikasi Euro 2028 akan diselenggarakan pada 6 Desember. Rangkaian babak kualifikasi dijadwalkan mulai bergulir pada Maret 2027, dengan membagi tim-tim peserta ke dalam 12 grup yang masing-masing berisikan empat atau lima negara.
Sumber: Inside World Football







