Transfer Pemain

Sarr Dinilai Tak Layak Bela Tottenham Usai Aksi Tonali & Fernandes

Sarr Dinilai Tak Layak Bela Tottenham Usai Aksi Tonali & Fernandes

Tekanan besar berada di pundak pelatih Roberto De Zerbi untuk membawa Tottenham Hotspur bersaing di papan atas Liga Primer musim ini. Setelah belanja besar di bursa transfer musim panas, penampilan impresif gelandang anyar membuat masa depan pemain lama seperti Pape Matar Sarr kini berada di ujung tanduk, seperti diulas Football FanCast.

Aksi Gemilang Fernandes dan Tonali Kontra Chelsea

Mateus Fernandes didatangkan dari West Ham United senilai hingga 85 juta poundsterling pada bursa transfer musim panas. Pemain berusia 22 tahun ini tampil dominan saat menghadapi Chelsea di Stamford Bridge, mencatatkan kontribusi defensif terbanyak dengan 14 kali aksi, lima tekel, serta enam pemulihan bola. Selain itu, gelandang asal Portugal ini memimpin jumlah sentuhan terbanyak sebanyak 124 kali dengan akurasi operan mencapai 92 persen.

Fernandes berpasangan dengan Sandro Tonali di lini tengah, yang dibeli seharga 100 juta poundsterling. Pemain asal Italia tersebut bekerja keras menempuh jarak 11,7 kilometer—terbanyak di antara semua pemain di lapangan—serta membuat empat tekel dan tujuh pemulihan bola untuk membantu tim menjaga gawang tetap bersih.

Masa Depan Pape Matar Sarr di Spurs

Menurut Football FanCast, kombinasi Tonali dan Fernandes telah menjadi duo lini tengah paling efektif di bawah asuhan De Zerbi musim ini. Kondisi tersebut membuat Pape Matar Sarr dinilai tidak lagi memiliki masa depan di klub London Utara tersebut.

Sarr bergabung dari Metz dengan nilai sekitar 15 juta poundsterling pada musim panas 2022 dan mencatatkan 141 penampilan selama empat musim. Pada musim panas ini, pemain internasional Senegal tersebut dipinjamkan selama semusim ke Juventus dengan opsi pembelian.

Statistik peminjaman Sarr memperlihatkan kesulitan performanya musim ini di mana ia baru mencatatkan dua kali sebagai starter di liga bersama klub Turin tersebut. Catatan rata-rata 0,3 dribel sukses per 90 menit menunjukkan ketidakmampuannya dalam mengalirkan bola dari lini bawah, jauh tertinggal dibandingkan Fernandes dan Tonali yang mencatatkan rata-rata kontribusi defensif di atas 10,3 per 90 menit di Liga Primer.

De Zerbi dan jajaran manajemen klub dinilai perlu mengambil keputusan tegas untuk melepas Sarr secara permanen demi menjaga ambisi klub kembali ke papan atas klasemen.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *