Analisis

Perjalanan Karier Dele Alli dari Puncak Kejayaan Hingga Redup

Perjalanan Karier Dele Alli dari Puncak Kejayaan Hingga Redup
Daftar Isi
  1. Awal Karier Cemerlang di London Utara
  2. Masa Sulit Bersama Jose Mourinho dan Masalah Pribadi
  3. Pindah Klub dan Berbagai Tantangan Baru

Pada Februari 2015, Tottenham Hotspur merekrut Dele Alli dari MK Dons dengan nilai transfer sebesar lima juta poundsterling dan kontrak berdurasi lima setengah tahun. Tottenham mengambil risiko besar dengan merekrut pemain berusia 18 tahun dari kasta ketiga sepak bola Inggris tersebut, setelah sang gelandang mencetak 16 gol dari 39 penampilan liga di klub sebelumnya.

Awal Karier Cemerlang di London Utara

Lompatan dari League One ke Liga Primer Inggris berhasil dilewati Dele dengan sangat mudah. Pada musim debutnya, ia mencetak 10 gol dan memberikan sembilan assist, yang kemudian disusul dengan catatan 18 gol dan tujuh assist pada musim berikutnya. Penghargaan PFA Young Player of the Year secara beruntun mengukuhkan statusnya sebagai salah satu talenta muda terbaik, ditambah torehan sembilan gol dan 10 assist pada musim 2017/2018.

Dukungan suporter di White Hart Lane kerap menggema untuk gelandang tersebut, yang menjadi bagian dari lini serang mematikan bersama Harry Kane, Son Heung-min, dan Christian Eriksen dalam taktik 4-2-3-1 asuhan Mauricio Pochettino. Penampilan impresif tersebut sempat memicu ketertarikan dari Real Madrid, sebelum performanya mulai menurun pada musim 2018/2019 akibat rentetan cedera hamstring di bawah kepelatihan Pochettino.

Masa Sulit Bersama Jose Mourinho dan Masalah Pribadi

Kebersamaan Dele dengan Spurs mulai memudar setelah Pochettino meninggalkan klub pada November 2019 dan digantikan oleh Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal itu sempat memperingatkan sang gelandang bahwa sikap yang kurang profesional dapat merusak kariernya, seperti yang terekam dalam dokumenter All or Nothing. Meski demikian, Dele menegaskan dalam sebuah wawancara pada 2021 bahwa dirinya tidak menyalahkan Mourinho atas minimnya waktu bermain, melainkan menyalahkan diri sendiri.

Dalam program The Overlap bersama Gary Neville, Dele sempat membuka suara mengenai masalah pribadinya, termasuk mengalami pelecehan seksual di usia enam tahun serta kecanduan pil tidur dan alkohol. Kendati demikian, sang pemain tidak pernah menjadikan trauma masa lalu tersebut sebagai alasan atas penurunan performanya di lapangan hijau.

Pindah Klub dan Berbagai Tantangan Baru

Karier Dele di Spurs resmi berakhir pada Januari 2022 ketika ia pindah ke Everton untuk mencari awal baru. Sayangnya, kepindahan tersebut tidak sesuai harapan dan ia hanya mencatatkan satu kali sebagai starter di liga sebelum melanjutkan karier ke klub Turki, Besiktas, pada tahun yang sama. Di Besiktas, pelatih Senol Gunel sempat menyatakan bahwa Dele berada di bawah ekspektasi dalam hal efisiensi permainan, sehingga ia tidak lagi bermain sejak Februari setelah mencetak dua gol dari 13 penampilan.

Setelah musim 2023/2024 terganggu oleh cedera dan kontraknya di Everton berakhir pada Juni 2024, Dele sempat berlatih di fasilitas latihan Spurs untuk pemulihan. Pada Januari 2025, ia bergabung dengan klub Italia, Como. Pelatih Como, Cesc Fabregas, meminta publik agar tidak langsung menuntut dampak instan dari Dele setelah absen selama 18 bulan. Pada Maret 2025, Dele melakoni debutnya melawan AC Milan, namun langsung mendapat kartu merah setelah pelanggaran diubah melalui VAR, dan akhirnya dilepas oleh Como pada September 2025.

Meskipun belum kembali merumput secara kompetitif, Dele tetap menjaga kebugarannya dan sempat dikaitkan dengan kepindahan ke West Ham United serta klub League Two, Barnet. Pelatih Barnet, Dean Brennan, menyatakan ketertarikannya dengan menyebut bahwa setiap orang berhak mendapat kesempatan kedua dalam hidup. Sambil menantikan kepastian destinasi berikutnya, Dele aktif melakukan siniar langsung di Twitch, termasuk berbincang dengan mantan rekan setim seperti Harry Kane, yang menunjukkan kepedulian terhadap kondisi sang gelandang.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *