Liga Primer

Newcastle Tekan Palace Usai Menang Lewat Gol Osula-Barnes

Newcastle Tekan Palace Usai Menang Lewat Gol Osula-Barnes
Daftar Isi
  1. Kebangkitan Newcastle di Babak Kedua
  2. Permainan Kurang Memuaskan di Paruh Pertama
  3. Solidnya Lini Belakang Newcastle

Babak pertama pertandingan berjalan tanpa gol dengan akurasi umpan yang buruk dan minim peluang bersih dari kedua tim. Namun, penampilan Newcastle United jauh membaik selepas turun minum untuk memastikan kemenangan tandang atas Crystal Palace di Selhurst Park.

Kebangkitan Newcastle di Babak Kedua

Will Osula membuka keunggulan tim tamu dengan menyambar umpan silang Jacob Murphy hanya dua menit setelah babak kedua dimulai. Joe Willock sempat mencetak gol yang kemudian dianulir karena posisi offside tipis, sebelum Harvey Barnes memperbesar keunggulan lewat skema operan apik enam menit berselang. Cemoohan dari para pendukung tuan rumah terdengar jelas di akhir laga, menandai kekecewaan atas performa Crystal Palace yang kini menempatkan pelatih Pierre Sage dalam tekanan besar.

Kondisi Crystal Palace diperparah oleh penurunan performa klub secara keseluruhan, termasuk penjualan pemain bintang pada bursa transfer musim panas lalu. Catatan dua kemenangan dari delapan pertandingan liga menjadi masalah serius, terlebih setelah kekalahan telak dari Brighton pada pekan sebelumnya.

Permainan Kurang Memuaskan di Paruh Pertama

Pada awal pertandingan, Crystal Palace sempat menciptakan beberapa peluang melalui pergerakan Daichi Kamada, Jean-Philippe Mateta, dan Dwight McNeil, tetapi semuanya gagal berbuah gol. Suasana Stadion Selhurst Park sempat diliputi keheningan karena minimnya ancaman dan rendahnya kepercayaan diri kedua kesebelasan yang sama-sama tengah beradaptasi dengan pelatih baru.

Banyaknya operan mendasar yang salah sasaran serta aliran bola yang tidak terarah memperlihatkan kualitas permainan yang rendah di paruh pertama. Tekanan juga dirasakan oleh kubu Newcastle setelah rentetan hasil negatif sebelumnya, termasuk kekalahan kandang dari Aston Villa di mana eksperimen taktik menempatkan Dan Burn sebagai penyerang darurat menuai kritik.

Solidnya Lini Belakang Newcastle

Meskipun manajer Matthias Jaissle baru bertugas selama tiga bulan dan klub telah menggelontorkan dana besar untuk merekrut delapan pemain baru, proses adaptasi skuad masih berjalan lambat. Nico González menjadi salah satu rekrutan anyar yang mampu memberikan dampak positif, sementara Amar Dedic tampil cukup solid dalam pertandingan ini.

Kembalinya Dan Burn ke lini pertahanan bersama Fabian Schär membuat lini belakang Newcastle tampil kokoh dan mampu meredam fisik Jean-Philippe Mateta. Di sisi lain, Crystal Palace praktis tidak memberikan ancaman berarti meski sempat mencoba mencetak gol lewat tembakan jarak jauh Adam Wharton dan Darío Osorio.

Kemenangan tandang ini diraih Newcastle berkat penampilan efektif selama lima belas menit awal babak kedua, sementara kubu Crystal Palace harus menghadapi gelombang ketidakpuasan suporter yang semakin memuncak.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *