Estevao Wilian kini menghadapi situasi sulit di Chelsea setelah gagal mendapatkan tempat reguler di bawah arahan manajer Xabi Alonso. Penyerang berusia 19 tahun itu baru mencatatkan total 172 menit bermain di semua kompetisi sepanjang musim ini.
Minimnya Kesempatan Bermain
Kondisi Estevao terlihat jelas ketika Chelsea tersingkir dari Carabao Cup usai kalah adu penalti dari Liverpool di Anfield. Meski The Blues kehilangan Cole Palmer yang diskors dan Joao Pedro yang cedera, Alonso sama sekali tidak menurunkan Estevao. Ketika melakukan pergantian tiga pemain sekaligus di babak kedua, Alonso justru memasukkan Emanuel Emegha yang baru direkrut dari Strasbourg. Tidak lama setelah itu, Estao yang sempat melakukan pemanasan terlihat kembali ke bangku cadangan tanpa mendapatkan kesempatan bermain.
Pemain asal Brasil itu belum pernah menjadi starter dalam delapan pertandingan Liga Primer Inggris sejak Alonso mengambil alih kursi kepelatihan. Sebagian besar dari 172 menit bermainnya musim ini justru didapat dari dua pertandingan awal EFL Cup saat melawan Luton Town dan Leeds United. Saat menghadapi Leeds United, ia bahkan ditarik keluar saat turun minum.
Tanggapan Xabi Alonso dan Persaingan Skuad
Seusai kekalahan dari Liverpool, Xabi Alonso memberikan pembelaan mengenai keputusan untuk tidak memainkan Estevao. Ia menyebutkan bahwa pertandingan tersebut berjalan sangat intens dan fisik para pemain terkuras, termasuk insiden kram yang dialami Malo Gusto sehingga memaksa tim melakukan pergantian pemain.
“Dia bisa lebih bahagia. Dia ingin bermain. Saya yakin Estevao akan memiliki momennya, ini adalah tanggung jawab saya,” ujar Alonso mengenai kondisi sang pemain muda.
Minimnya kesempatan bagi Estevao juga tidak terlepas dari performa apik Pedro Neto di posisi sayap kanan yang merupakan posisi favorit Estevao. Neto mendapatkan kepercayaan penuh dari Alonso dengan tampil sebagai starter dalam tujuh dari delapan laga liga dan telah mencetak empat gol dari 11 pertandingan, yang berbuah kontrak baru berdurasi enam tahun.
Mantan gelandang Reading, Jobi McAnuff, menilai bahwa Estevao menjadi korban dari sistem permainan yang diterapkan pelatih. Alonso kerap memasang Neto dalam peran hibrida sebagai wing-back yang menuntut keseimbangan antara menyerang dan bertahan, sebuah peran yang dinilai belum tentu cocok untuk Estevao. Sementara itu, lini serang Chelsea diisi oleh pemain-pemain lain seperti Joao Pedro, Cole Palmer, dan Morgan Rogers, membuat mantan penyerang Crystal Palace Clinton Morrison mempertanyakan keputusan pelatih yang tidak melirik Estevao meski lini depan sedang mengalami krisis cedera dan akumulasi kartu.
Estevao kini berharap bisa membalikkan keadaan dan mengikuti jejak Pedro Neto untuk menyelamatkan kariernya di Stamford Bridge.
Sumber: BBC Sport







