Meskipun John Terry bukan sosok yang paling dicintai di luar Stamford Bridge, momen ketika ia terpeleset saat Arsenal bertandang ke markas Chelsea pada 29 Oktober 2011 berhasil mendatangkan kebahagiaan bagi banyak orang. Seperti dilansir Planet Football, kejadian tersebut menampilkan kejatuhan tak terduga dari seorang figur kontroversial di Liga Primer.
Pertandingan Penuh Drama di Stamford Bridge
Kala itu, Arsenal bertamu ke markas Chelsea di bawah bayang-bayang kekalahan telak 2-8 dari Manchester United di Old Trafford, yang mendorong Arsène Wenger mendatangkan pemain baru seperti Mikel Arteta dan André Santos pada hari terakhir bursa transfer. The Gunners sangat bergantung pada ketajaman Robin van Persie, yang telah mengoleksi tujuh dari 15 gol liga klub sebelum pertandingan melawan Chelsea.
Dalam laga yang berlangsung sengit melawan skuad asuhan Andre Villas-Boas, Terry sempat membawa Chelsea unggul menjelang turun minum setelah Van Persie menyamakan kedudukan usai gol pembuka dari Frank Lampard. Namun, André Santos dan Theo Walcott sempat membalikkan keadaan bagi tim tamu dalam kurun waktu sepuluh menit usai jeda babak kedua.
Juan Mata kemudian mencetak gol penyeimbang bagi Chelsea saat pertandingan menyisakan waktu sepuluh menit, membuat tuan rumah kembali bersemangat untuk melancarkan serangan di sisa laga. Akan tetapi, petaka terjadi bagi Terry menjelang akhir pertandingan.
Kejatuhan Sang Kapten
Kesalahan fatal terjadi ketika Terry kehilangan keseimbangan dan terpeleset, memberikan kesempatan emas bagi Van Persie untuk mencetak gol bagi Arsenal. Insiden tersebut menyoroti kerapuhan yang jarang terlihat dari para pemain bintang yang kerap dianggap sebagai robot oleh para penggemar sepak bola.
Bagi publik sepak bola, melihat seorang pemain bertahan dengan gaya bermain solid mendadak runtuh di hadapan rival sekota selalu menghadirkan hiburan tersendiri. Planet Football mencatat bahwa momen-momen kejatuhan seperti itu memberikan hiburan yang unik, melengkapi deretan kejadian jenaka sepanjang karier Terry di lapangan hijau.
Sumber: Planet Football







