Liga & Hasil

Mbappé Ditinggal Sponsor China Akibat Kontroversi Meme

Mbappé Ditinggal Sponsor China Akibat Kontroversi Meme

Kylian Mbappé menghadapi krisis komersial terbesar dalam kariernya di China setelah tiga perusahaan mengumumkan pemutusan kerja sama. Dampak kontroversi tersebut bahkan telah mencapai siaran televisi LaLiga di salah satu pasar sepak bola paling bernilai tersebut.

Pemutusan Kerja Sama oleh Sponsor

Perusahaan minuman Dongpeng, grup susu Mengniu, dan produsen keju Milkground secara serentak mengeluarkan pernyataan resmi dengan bahasa yang sangat mirip pada hari Selasa. Meskipun tidak merinci secara spesifik ucapan sang pemain, setiap perusahaan menyinggung soal perasaan nasional yang terluka. Melalui laporan media pemerintah Global Times, Dongpeng menyatakan bahwa mereka menghentikan seluruh kerja sama dengan Kylian Mbappé secara efektif mulai hari itu.

Mengniu menyatakan sikap tegas menentang serta tidak memiliki toleransi terhadap perkataan atau tindakan apa pun yang melukai perasaan masyarakat China. Platform media sosial RedNote, yang kemitraan kontennya dengan sang pemain telah berakhir pada penghujung tahun 2024, turut menyatakan akan menurunkan materi promosi terkait. Global Times juga melaporkan bahwa Dior, On, serta Hublot menghapus konten tentang Mbappé dari halaman Weibo mereka, sementara pengguna baru tidak dapat mengikuti akun media sosial sang penyerang di RedNote maupun Weibo.

Kementerian Luar Negeri China turut merespons polemik tersebut ketika dimintai tanggapan. Juru bicara kementerian menyatakan bahwa perkataan dan tindakan yang melukai perasaan masyarakat China secara alami akan menemui penentangan bersama dari seluruh sektor masyarakat China, seperti dilaporkan oleh Associated Press.

Dampak terhadap Siaran LaLiga

Isu ini turut merembet ke sektor penyiaran sepak bola Spanyol. Berdasarkan laporan media Shanghai, The Paper, yang dikutip oleh Global Times, China Media Group selaku induk organisasi penyiaran pemerintah CCTV menangguhkan siaran pertandingan yang melibatkan LaLiga dan Mbappé. Aplikasi berita milik CCTV juga menghapus berbagai konten mengenai penyerang tersebut. Baik pihak LaLiga maupun Real Madrid belum memberikan komentar publik, dan belum ada kejelasan mengenai durasi penangguhan siaran tersebut.

Kontroversi ini bermula dari klip pendek yang berkaitan dengan acara online asal Prancis, The Bridge. Dalam rekaman tersebut, Mbappé ditanya mengenai meme tentang dirinya yang paling ia sukai, lalu ia menyebutkan video mengenai seorang pria yang ia duga sebagai diktator China, sebelum foto wajahnya yang disunting di atas tubuh Mao Zedong muncul, seperti dilaporkan Associated Press. Rekaman itu belum diverifikasi secara independen, dan menurut BBC, pihak acara telah menghapus unggahan asli dari saluran YouTube mereka.

Mbappé sendiri belum memberikan tanggapan, sementara pihak The Bridge tetap bungkam. Sebutan bernada diktator tersebut sebenarnya telah mengikuti Mbappé selama beberapa waktu, sebagian disebabkan oleh pengaruh yang ia miliki di level klub maupun internasional. Dalam wawancara dengan France Football pada bulan September lalu, ia pernah mengungkapkan bahwa meme-meme semacam itu terkadang menunjukkan kurangnya kesadaran politik dan kemanusiaan dari orang-orang, seperti dikutip oleh BBC. Tekanan kini berada di pihak pemain untuk merespons gelombang penolakan yang terus membesar menjelang lawatan Real Madrid ke markas Racing Santander pada hari Minggu.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *