Daftar Isi
Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, berharap pertarungan Derby della Madonnina melawan AC Milan dapat menjadi sarana promosi positif bagi sepak bola Italia. Laga sengit yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza tersebut disiarkan ke berbagai penjuru dunia dan disaksikan ratusan juta penonton.
Masa Depan Stadion San Siro dan Proyek Baru
Menjelang pertandingan, Marotta menekankan pentingnya menghormati sejarah panjang San Siro sembari mempersiapkan kebutuhan infrastruktur masa depan. Desain untuk Generali Stadium baru saja diperkenalkan, dengan konstruksi yang dijadwalkan dimulai pada 2028, sedangkan rencana pembongkaran Stadion Meazza diperkirakan baru dilakukan pada 2032.
Kepada Sky Sport Italia, seperti dilaporkan Football Italia, Marotta menyampaikan apresiasinya terhadap pemilik kedua klub, Oaktree dan RedBird. Menurutnya, komitmen kedua pihak merupakan langkah luar biasa dalam menghadirkan stadion modern yang aman, ramah penonton, serta mampu memberikan potensi pendapatan yang jauh lebih tinggi bagi klub.
Catatan Pertemuan dan Situasi Skuad
Laga derby ini membawa catatan rekor tersendiri. Inter sebelumnya sempat mengemas enam kemenangan beruntun atas AC Milan, namun diikuti oleh lima kekalahan dan dua hasil imbang dalam tujuh pertemuan terakhir, bahkan gagal mencetak gol pada tiga laga kompetitif terakhir. Kemenangan terakhir Inter atas rival sekotanya diraih pada April 2024 dengan skor 2-1, yang sekaligus memastikan gelar Scudetto mereka saat itu.
Meski belum terkalahkan di Serie A musim ini dan menduduki puncak klasemen bersama Lazio, Inter harus tampil tanpa sejumlah pemain pilar. Kapten Lautaro Martinez absen bersama Luis Henrique, Curtis Jones, John Stones, dan Benjamin Pavard. Kondisi tersebut memaksa perubahan skema permainan dengan menempatkan Petar Sucic dan Andy Diouf untuk mendukung penyerang tunggal Marcus Thuram.
Dinamika Pemilihan Presiden FIGC
Marotta juga sempat dimintai tanggapan mengenai bursa pemilihan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), di mana beberapa klub Serie A beserta asosiasi pemain dan pelatih memberikan dukungan kepada Adriano Galliani ketimbang Giovanni Malagò. Namun, Marotta memilih tak berspekulasi lebih jauh dan menegaskan fokusnya pada pertandingan.
Ia menilai ada beberapa informasi di media yang kurang akurat dan berharap hal tersebut bisa segera diperjelas. Marotta menekankan bahwa seluruh elemen sepak bola Italia memiliki keinginan bersama untuk mengembalikan status dan kejayaan olahraga tersebut di tingkat Eropa maupun dunia.
Sumber: Football Italia







