Manchester City dikabarkan menetapkan harga permintaan sebesar kurang lebih €90 juta atau sekitar Rp1,5 triliun bagi gelandang serang Rayan Cherki. Pemain berusia 23 tahun ini menarik minat dari klub-klub raksasa Eropa seperti Real Madrid dan Paris Saint-Germain berkat performa impresifnya pada awal musim 2026/27.
Minat dari Real Madrid dan PSG
Berdasarkan laporan dari CaughtOffside yang bersumber dari Fichajes, Real Madrid dan PSG terus memantau situasi Cherki untuk jendela transfer mendatang. Manchester City sama sekali tidak berniat menjual sang pemain dengan harga murah dan hanya akan mempertimbangkan tawaran yang luar biasa. Gelandang tim nasional Prancis tersebut telah mencatatkan empat gol dan dua asis dari tujuh penampilan pertamanya di Liga Primer musim ini.
Ketertarikan dari Real Madrid dilaporkan sangat serius, di mana José Mourinho secara pribadi meminta manajemen Madrid untuk memasukkan Cherki ke dalam rencana lini serang masa depan mereka. Di sisi lain, PSG juga mengawasi ketat situasinya, sementara Bayern Munich, Liverpool, Arsenal, dan Chelsea turut dikaitkan dengan mantan bintang Lyon tersebut sejak September lalu.
Posisi Tawar Kuat Manchester City
Dari sudut pandang Manchester City, nyaris tidak ada alasan untuk melepas sang pemain andalan. Cherki baru berusia 23 tahun, memiliki kontrak jangka panjang hingga tahun 2030, dan dinilai berpotensi menjadi salah satu kreator serangan terbaik di benua Eropa, memberikan klub posisi tawar yang amat kuat.
Meskipun angka €90 juta tergolong sangat tinggi, nilai tersebut berpotensi terlihat konservatif jika progres perkembangan sang pemain terus berlanjut. Ketidakpastian yang lebih besar justru datang dari situasi finansial City secara keseluruhan, di mana Fichajes menyebutkan bahwa potensi sanksi dapat memengaruhi keputusan transfer di masa depan, meski belum ada kesepakatan atau kepastian kepergian Cherki saat ini.
Real Madrid dan PSG memiliki kekuatan finansial yang memadai untuk menguji keteguhan pendirian City, namun situasi ini dinilai lebih condong sebagai pemantauan jangka panjang ketimbang kepindahan dalam waktu dekat. Kecuali jika sang pemain mendesak untuk pindah, City tidak memiliki alasan untuk menerima tawaran di bawah harga fantastis tersebut, dan mempertahankan Cherki dinilai jauh lebih bernilai ketimbang menguangkannya.
Sumber: CaughtOffside







