Liverpool dilaporkan tengah mempertimbangkan langkah besar untuk merekrut bek tengah Everton, Jarrad Branthwaite. Manajemen klub menyadari bahwa Virgil van Dijk tidak akan selamanya menjadi andalan di lini belakang tim.
Minat dan Posisi Tawar Everton
Menurut laporan Football Insider, Liverpool mengagumi penampilan Branthwaite dan berpotensi mengajukan penawaran pada tahun 2027. Pemain berusia 24 tahun tersebut dinilai memiliki awal musim yang mengesankan dan berhasil kembali memperkuat tim nasional Inggris.
Everton berada dalam posisi tawar yang sangat kuat karena sang pemain telah menandatangani kontrak baru yang berlaku hingga 2030. Pihak klub tetap mematok harga sekitar £80 juta atau setara dengan Rp1,6 triliun untuk pemain bertahannya tersebut.
Pemandu bakat Liverpool sudah mengamati aksi Branthwaite dari dekat guna menilai bek kiri yang mampu menggantikan Van Dijk di masa depan. Sementara itu, Manchester United masih menjadi pesaing serius setelah sempat mengajukan dua tawaran yang ditolak pada tahun 2024, sementara Everton bertekad tidak akan melepas sang pemain kecuali mendapat tawaran luar biasa.
Kecocokan Profil dan Tantangan Rivalitas
Dari sudut pandang Liverpool, ketertarikan terhadap bek timnas Inggris ini didasari oleh usianya yang masih muda, kaki kiri yang dominan, keunggulan fisik, serta pengalaman yang sudah teruji di Liga Primer. Branthwaite juga dinilai sangat nyaman bertahan di ruang yang luas, yang menjadi kebutuhan penting bagi tim dengan garis pertahanan tinggi.
Kendala utama dari potensi transfer ini adalah rivalitas sekota di Merseyside. Everton diprediksi enggan memperkuat Liverpool secara langsung, yang berpotensi mendongkrak nilai transfer melampaui angka £80 juta.
Liverpool harus menentukan besaran nilai yang mereka sematkan pada kepastian pengalaman di Liga Primer. Pilihan lain seperti Nico Schlotterbeck, Alessandro Bastoni, dan Murillo menawarkan keunggulan berbeda, namun Branthwaite memiliki risiko adaptasi yang jauh lebih kecil.
Jika Van Dijk meninggalkan klub pada musim panas mendatang, Liverpool membutuhkan sosok bek yang langsung siap mengemban peran besar, bukan sekadar potensi belaka. Manajemen klub perlu menguji keteguhan sikap Everton andai benar-benar memandang pemain tersebut sebagai pemimpin lini pertahanan masa depan.
Sumber: CaughtOffside







