Liverpool diprediksi bakal menjadi tim terdepan yang memburu tanda tangan Trent Alexander-Arnold apabila bek asal Inggris itu memutuskan mengakhiri kariernya di Real Madrid. Pemain berusia 28 tahun tersebut mengalami kesulitan mendapatkan tempat utama di bawah asuhan José Mourinho pada musim ini akibat persaingan ketat dari Federico Valverde dan Denzel Dumfries di posisi bek kanan.
Peluang Kembali ke Liga Primer
Kondisi tersebut memicu rumor kepindahan kembali ke Liga Primer, meskipun sang pemain masih bertekad memperjuangkan posisinya di klub raksasa Spanyol itu. Mantan penasihat keuangan Manchester City, Stefan Borson, mengungkapkan kepada Football Insider bahwa Liverpool berpeluang besar berada di barisan paling depan jika sang pemain masuk dalam daftar jual.
Borson menyatakan, seperti dilaporkan Football Insider, bahwa dirinya tidak akan terkejut melihat situasi tersebut karena prospek Alexander-Arnold di Madrid tampak kurang berjalan mulus. Ia menambahkan bahwa akan ada antrean klub yang ingin membawanya pulang ke Inggris dan meyakini Liverpool akan menjadi favorit utama. Borson juga berpendapat bahwa pemain bersangkutan lambat laun bisa memperbaiki hubungannya dengan suporter Liverpool meski sempat mendapat sambutan negatif saat hengkang pada 2025.
Sikap Hati-Hati Liverpool
Meskipun demikian, pendirian manajemen klub Merseyside tersebut jauh lebih berhati-hati. Media yang sama melaporkan pada 24 Oktober lalu bahwa Alexander-Arnold belum masuk dalam target konkret, sementara sang bek sendiri tidak memiliki rencana mendesak untuk meninggalkan Madrid. Catatan resmi Real Madrid menunjukkan ia baru tampil sebanyak tujuh kali dengan total 345 menit bermain pada musim ini.
Secara emosional wacana kepulangan ini menarik karena ia sudah mengenal klub, memiliki kemampuan operan progresif terbaik di Eropa, dan mampu mendongkrak kreativitas dari lini belakang. Kendati demikian, skuad asuhan pelatih saat ini telah beradaptasi, di mana Ronald Araújo tampil mengesankan sebagai pemain pinjaman di posisi bek kanan, ditambah opsi Jeremie Frimpong serta Conor Bradley yang membuat posisinya tidak lagi otomatis menjadi pemain inti.
Kendala finansial juga menjadi pertimbangan karena Madrid mengikatnya lewat kontrak hingga 2031, sehingga klub peminat harus mengeluarkan dana besar untuk pemain yang baru dilepas 18 bulan sebelumnya. Saat ini, prediksi tersebut masih sebatas analisis logis alhamdulillah belum mencerminkan negosiasi nyata, dan kepulangannya baru sebatas potensi menarik kecuali ada perubahan pendirian dari sang pemain.
Sumber: CaughtOffside







