Kylian Mbappe, Harry Kane, dan Erling Haaland dijagokan untuk meraih penghargaan Sepatu Emas Eropa 2026-27, meski papan atas klasemen sementara saat ini diisi oleh sejumlah nama kejutan. Sistem perhitungan poin yang dipengaruhi koefisien liga UEFA membuat daftar pencetak gol terbanyak pada awal musim ini terlihat sangat unik, seperti dilaporkan oleh Planet Football.
Sistem Penilaian Sepatu Emas Eropa
Bobot poin ditentukan berdasarkan peringkat koefisien liga UEFA selama lima tahun. Gol di lima liga top Eropa dikalikan dua, liga peringkat ke-6 hingga ke-22 dikalikan 1,5, dan liga di bawah peringkat ke-22 bernilai satu poin. Menjelang akhir musim, para pemain bintang dari liga utama biasanya akan mendominasi daftar ini, mengingat belum ada pemain dari luar lima liga top Eropa yang memenangkannya sejak Mario Jardel bersama Sporting pada musim 2001-02.
Peringkat 10 Besar Pencetak Gol
Posisi kesepuluh ditempati oleh Isak Bjerkebo dari Sirius dengan 21 poin setelah mencetak 14 gol dari 25 penampilan. Di tempat kesembilan ada Paulos Abraham yang juga mengumpulkan 21 poin usai mencetak 14 gol untuk Hammarby di Liga Allsvenskan Swedia. Mohamed Badamosi menyusul di urutan kedelapan dengan 22 poin berkat gol-golnya untuk Riga FC di Virsliga Latvia.
Kylian Mbappe akhirnya masuk dalam jajaran sepuluh besar dan menempati posisi ketujuh dengan 22 poin. Penyerang Real Madrid tersebut mengoleksi 11 gol di La Liga setelah mencetak dua gol dalam pertandingan El Clasico, di mana gol-gol di liga top mendapat pengalian dua.
Amin Chiakha berada di peringkat keenam dengan 22,5 poin usai mencetak 15 gol di Eliteserien Norwegia bersama Rosenborg. Peter Christensen menyusul di posisi kelima dengan jumlah poin sama setelah membukukan 15 gol liga untuk Viking, termasuk satu gol ke gawang Bayern Munich di Liga Champions.
Robbie Ure menempati peringkat keempat dengan 24,5 poin setelah tampil tajam di Swedia sebelum pindah ke Sevilla pada Agustus dengan nilai transfer sekitar 6,5 juta euro. Penyerang Skotlandia tersebut kini telah mencatatkan namanya di papan skor La Liga.
Kristian Lien berada di posisi ketiga dengan 25,5 poin berkat torehan 17 gol dari 25 pertandingan liga bersama Djurgaden. Sementara itu, Raphinha menduduki peringkat kedua dengan 26 poin setelah bertransformasi menjadi penyerang di Barcelona dan mencetak 13 gol hanya dari sembilan pertandingan La Liga, termasuk trigol saat menghadapi Racing Santander dan Sevilla.
Puncak klasemen sementara saat ini dipimpin oleh penyerang asal Nigeria, Ede Oloko, dengan 28 poin. Oloko mencetak total 28 gol di liga Latvia musim ini, masing-masing untuk klub Tukums dan Liepaja, serta sempat mencetak gol di babak kualifikasi Liga Konferensi UEFA.
Sumber: Planet Football







