Liga Primer

Krisis MU Semakin Parah Usai Takluk dari Chelsea

Krisis MU Semakin Parah Usai Takluk dari Chelsea

Krisis yang melanda Manchester United semakin dalam setelah mereka menelan kekalahan dari Chelsea di Stamford Bridge. Hasil negatif ini diwarnai dengan kartu merah yang diterima oleh Lisandro Martinez.

Kekalahan Ketujuh dalam 13 Pertandingan

Pertandingan tersebut menghadirkan kemunduran bagi Manchester United di bawah kepemilikan keluarga Glazer dan Sir Jim Ratcliffe. Kekalahan ini merupakan yang ketujuh bagi Setan Merah dalam 13 pertandingan terakhir mereka, yang membuat posisi tim semakin terpuruk.

Gol pembuka Chelsea dicetak oleh Morgan Rogers di awal babak kedua setelah memanfaatkan kelengahan di lini pertahanan tim tamu. Situasi semakin memburuk bagi Manchester United ketika Lisandro Martinez mendapat kartu merah akibat pelanggaran di kotak penalti. Cole Palmer kemudian sukses mengeksekusi penalti tersebut untuk memastikan kemenangan Chelsea dan membawa mereka naik ke posisi keempat klasemen.

Peluang yang Terbuang di Babak Pertama

Pada paruh pertama pertandingan, Manchester United sebenarnya memiliki sejumlah peluang emas untuk memimpin. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat dominasi mereka di awal laga tidak membuahkan hasil, termasuk gol dari Matheus Cunha yang dianugerahi VAR karena posisi offside.

Di sisi lain, Chelsea yang sempat tampil mengecewakan pada babak pertama berhasil bangkit setelah paruh minum. Manajer Chelsea, Xabi Alonso, melakukan penyesuaian taktik dengan menurunkan Estevao Willian sebagai starter untuk pertama kalinya di liga musim ini.

Michael Carrick mendapat apresiasi dari para pendukung saat berjalan menuju akhir pertandingan, sementara para pemain Manchester United menerima cemoohan dari tribun tim tandang. Kekalahan ini membuat masa depan kepelatihan di Old Trafford kembali berada dalam ketidakpastian jelang pertandingan berikutnya menghadapi Roma pada hari Selasa.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *