Berita Bola

Keyakinan Gianni Infantino dan Tantangan di Pemilihan FIFA

Keyakinan Gianni Infantino dan Tantangan di Pemilihan FIFA
Daftar Isi
  1. Dukungan Konfederasi dan Pertanyaan atas Mayoritas Suara
  2. Potensi Tantangan dan Suara Anggota
  3. Tuntutan Jawaban dari UEFA

Presiden FIFA Gianni Infantino menunjukkan keyakinan tinggi bahwa dirinya akan kembali terpilih dalam pemilihan mendatang. Menurut laporan Inside World Football, komentar terbaru Infantino mencerminkan sikap percaya diri seorang politikus karier yang merasa dukungan suara sudah berada di tangannya.

Dukungan Konfederasi dan Pertanyaan atas Mayoritas Suara

FIFA memiliki 211 anggota yang terbagi ke dalam enam konfederasi di seluruh dunia. Presiden dari konfederasi Afrika dan Asia telah menyatakan dukungan mereka kepada Infantino, sementara Amerika Selatan dan Oseania juga dianggap sebagai pendukung kuat meski hanya mewakili 21 suara. Di sisi lain, Concacaf belum menentukan sikap secara terbuka meskipun staf asosiasi anggota FIFA berupaya menggalang dukungan di kawasan tersebut, menyisakan UEFA sebagai satu-satunya penentang utama.

Dukungan tersebut didapatkan meski Infantino sempat berencana menjual seluruh hak komersial FIFA secara permanen kepada entitas korporat baru yang didukung Thrive Capital. Selain itu, ia juga sempat membatasi anggaran dana hibah asosiasi anggota sebesar sepuluh juta dolar Amerika Serikat untuk siklus empat tahun berikutnya, sebelum akhirnya dinaikkan menjadi 25 juta dolar Amerika Serikat setelah mendapat intervensi dari presiden Concacaf dan UEFA.

Potensi Tantangan dan Suara Anggota

Pernyataan dukungan dari para presiden konfederasi tidak otomatis mencerminkan suara penuh dari setiap negara anggota. Pangeran Ali bin Al Hussein dari Yordania menegaskan melalui media sosial bahwa dalam pemilihan FIFA, presiden konfederasi tidak memiliki hak suara karena pemungutan suara dilakukan oleh masing-masing asosiasi anggota secara mandiri.

Ketakutan akan ancaman penundaan atau pemotongan dana hibah nasional selama ini menjadi alat bagi kepemimpinan FIFA untuk mengamankan suara. Namun, dengan kewajiban baru untuk menggelontorkan dana hibah secara penuh tanpa syarat kecuali rencana proyek yang jujur, asosiasi anggota kini menyadari hak mereka yang sebenarnya.

Sebagian besar kekuatan suara Infantino berasal dari lebih dari 50 negara anggota yang memiliki populasi di bawah satu juta jiwa dan paling rentan terhadap tekanan. Jika digabungkan, populasi negara-negara tersebut masih lebih kecil dibandingkan Spanyol yang hanya memiliki satu suara, menimbulkan pertanyaan mengenai keabsahan klaim mayoritas besar yang kerap disuarakan.

Tuntutan Jawaban dari UEFA

Di luar masalah dukungan suara, Infantino tetap dinilai gagal menjawab berbagai tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Surat dari UEFA berisi 42 pertanyaan tertulis menuntut penjelasan menyeluruh atas berbagai persoalan yang ada.

Meski Infantino menyatakan akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut sejauh yang ia bisa, publik masih menantikan transparansi penuh dari kepemimpinannya di tubuh sepak bola dunia.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *