Dunia sepak bola berduka setelah penyerang CD Tenerife, Jesus de Miguel, meninggal dunia pada Selasa (3/11/2026) pagi waktu setempat. Pemain berusia 30 tahun tersebut menghembuskan napas terakhir akibat cedera serius yang dialaminya dalam pertandingan Segunda Division melawan Andorra pada Senin lalu.
Tabrakan di Lapangan dan Ungkapan Duka Bintang Dunia
Insiden tragis itu terjadi ketika De Miguel mencoba mengejar bola lambung dan bertabrakan keras dengan penjaga gawang Andorra, Jesus Owono. Situasi tersebut langsung memicu kekhawatiran dari para pemain serta tim medis di lapangan. Laga akhirnya dihentikan dan De Miguel segera dilarikan ke rumah sakit. Meskipun laporan awal menyatakan kondisinya sempat serius namun stabil, kesehatannya terus memburuk hingga ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 08.00 pagi.
Kepergian pemain yang pernah membela Navalcarnero, Unionistas, dan Castellon ini menyisakan duka mendalam bagi komunitas sepak bola Spanyol dan dunia. Bintang Inter Miami, Lionel Messi, menyampaikan belasungkawa melalui akun Instagram pribadinya untuk keluarga serta kerabat yang ditinggalkan. Langkah serupa dilakukan kapten timnas Prancis dan penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, serta gelandang Barcelona kelahiran Tenerife, Pedri.
Penghormatan Klub dan Penangguhan Kompetisi
Klub-klub besar Spanyol turut memberikan penghormatan resmi. Skuad Real Madrid menggelar aksi mengheningkan cipta selama satu menit sebelum menjalani sesi latihan, disertai pernyataan belasungkawa dari jajaran manajemen. FC Barcelona juga merilis pernyataan resmi yang menyampaikan rasa duka mendalam dan dukungan moral bagi keluarga serta rekan-rekan almarhum.
Klub pemilik sang pemain, CD Tenerife, mengonfirmasi kabar duka ini dengan menyatakan kesedihan mendalam atas berpulangnya sang penyerang. Pihak keluarga De Miguel menyampaikan terima kasih atas segala bentuk dukungan yang diterima, sekaligus memohon agar privasi mereka dihormati di masa sulit ini. Sementara itu, kubu Andorra juga menyampaikan rasa simpati serta belasungkawa kepada keluarga korban dan CD Tenerife.
Sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) memutuskan untuk menangguhkan seluruh aktivitas kompetisi hingga 6 November. Kebijakan ini berdampak pada penundaan sejumlah pertandingan di ajang Copa del Rey dan Copa de la Reina yang dijadwalkan berlangsung pekan ini. Di sisi lain, kepolisian Spanyol telah membuka penyelidikan terhadap penjaga gawang Andorra, Jesus Owono, atas dugaan kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.
Sumber: 101 Great Goals







