Jadwal baru mengenai putusan banding Manchester City terkait pelanggaran aturan keuangan Liga Primer telah terungkap menyusul proses hukum yang sedang berjalan. The Citizens sebelumnya dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran aturan *financial fair play* Liga Primer.
Potensi Hukuman dan Sanggahan Klub
Man City secara tegas membantah segala bentuk pelanggaran dan telah mengajukan banding atas keputusan tersebut. Spekulasi mengenai sanksi yang bakal diterima klub jika vonis tersebut dikuatkan terus bermunculan, termasuk laporan yang menyebutkan potensi pengurangan 40 hingga 50 poin dalam satu musim.
Mantan penasihat keuangan Man City, Stefan Borson, berpendapat bahwa penerapan larangan transfer yang dikombinasikan dengan pengurangan poin masif atau degradasi terasa berlebihan bagi klub. Menurut Borson kepada Football Insider, skenario degradasi yang disertai larangan belanja pemain akan memaksa klub mengandalkan pemain akademi karena mereka harus melepas pemain demi memangkas beban gaji.
“Jika City were to be relegated, I don’t think you could have a scenario where a penalty is imposed that causes a wholesale of footballers, but they’re not allowed to purchase any,” ujar Borson.
“That would seem to me to be excessive. Because clearly, if you get relegated, you’re going to need to reduce the wage bill,” tambahnya.
Perkiraan Waktu Keputusan Banding
Jurnalis Football Insider, Pete O’Rourke, mengungkapkan bahwa pihak Liga Primer menargetkan keputusan banding tersebut dapat diketahui pada awal tahun baru. Menurut O’Rourke, proses banding ini masih berlangsung di latar belakang tanpa mengganggu fokus tim yang saat ini memuncaki klasemen liga dan melaju ke perempat final Piala Liga.
“The Premier League are hoping to have that verdict on the appeal early in the new year, and then obviously the next steps after that will be what is the final decision of the appeal if you if they have got off the charges or not, or then obviously then it’ll be see what sanctions are possibly coming their way,” jelas O’Rourke seperti dilaporkan Football Insider.







