Hibernian harus menelan kekalahan 1-2 saat menjamu Celtic di Easter Road pada lanjutan Liga Utama Skotlandia, Minggu (25/10). Hasil tersebut membuat Celtic kembali unggul empat poin di puncak, sementara Hibernian belum beranjak dari posisi terbawah klasemen sementara.
Eksperimen Menit Akhir Marink Reedijk
Ketika pertandingan menyisakan delapan menit dan timnya tertinggal, pelatih kepala Hibernian, Marink Reedijk, mengambil langkah yang tidak biasa demi mengejar gol penyeimbang. Ia memutuskan untuk memasukkan bek tengah berpengalaman, Grant Hanley, dan menugaskannya bermain sebagai ujung tombak penyerangan.
Selama berada di lapangan, Hanley sempat memberikan pengaruh melalui duel udara yang berbuah peluang bagi Josh Mulligan. Pemain bertahan tersebut juga hampir menyambar bola pantulan hasil tembakan Rabbi Matondo.
Kepada BBC Sport, Reedijk menjelaskan alasan di balik pergantian tak lazim tersebut karena melihat timnya kesulitan menemukan momentum saat Celtic berusaha mengulur tempo laga. Reedijk menilai Hanley telah menjalankan tugasnya dengan sangat baik karena mampu merepotkan dua pemain belakang lawan dan menciptakan kekacauan di lini pertahanan Celtic.
Kritik terhadap Kualitas Skuad Hibernian
Langkah Reedijk dinilai memperlihatkan keterbatasan pilihan di skuadnya, sekaligus sinyal keputusasaan setelah menelan dua kekalahan beruntun di awal masa kepelatihannya. Mantan gelandang Hibernian, Scott Allan, menyatakan bahwa kebutuhan menurunkan seorang bek tengah sebagai penyerang justru menjadi tanda bahaya bagi tim.
Allan menyoroti minimnya kualitas dalam permainan Hibernian sepanjang laga. Dampak yang dihadirkan Hanley dinilai seharusnya datang dari Ante Suto, penyerang murni yang dimasukkan 15 menit lebih awal namun gagal memberi kontribusi nyata.
Suto dan Nathan Lowe merupakan opsi striker utama yang dimiliki Hibernian saat ini. Tim tuan rumah kehilangan Martin Boyle yang terpaksa absen pada pagi hari sebelum pertandingan akibat sakit, sementara pencetak gol Owen Elding dan pemain rekrutan termahal Thibault Klidje memiliki karakteristik bermain yang berbeda.
Situasi ini kian menambah kekecewaan suporter terhadap kinerja perekrutan pemain di bawah Direktur Olahraga Malky Mackay. Reedijk dipastikan harus memaksimalkan materi pemain yang ada setidaknya hingga bursa transfer Januari dibuka, sementara Allan menilai belum ada perubahan gaya permainan maupun peningkatan performa sejak pergantian dari pelatih terdahulu, David Gray.
Sumber: BBC Sport







