Kekalahan mengejutkan Celtic dari Falkirk dalam ajang Scottish Premiership memperpanjang catatan negatif tim asuhan Martin O’Neill. Hasil tersebut menandai kekalahan keenam Celtic dalam 10 pertandingan terakhir di berbagai ajang kompetisi.
Kritik Tajam dan Statistik Pertandingan
Berbicara kepada Sky Sports, Chris Sutton menyatakan bahwa klub berjuluk The Bhoys tersebut sedang mengalami kemunduran performa. Sutton menyebut tim asuhan O’Neill kekurangan rencana dan strategi yang jelas di setiap lini permainan.
Meskipun tampil dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang, Celtic gagal memaksimalkan kesempatan. Statistik mencatat Celtic melepaskan 24 tembakan berbanding enam milik Falkirk, serta sembilan tendangan tepat sasaran dibandingkan dua milik lawan yang berbuah gol. Mantan manajer Falkirk, Ian McCall, turut memberikan pandangan serupa di Sportsound dengan menyoroti faktor usia dan cedera yang memengaruhi performa pemain kunci seperti Cameron Carter-Vickers, Kieran Tierney, Callum McGregor, dan James Forrest.
Tekanan Jelang Laga Eropa
Hasil minor ini membuat posisi Celtic di puncak klasemen rentan terkejar oleh para pesaing terdekat seperti Rangers dan Hearts. Tantangan berat berikutnya sudah menanti di kompetisi Eropa saat Celtic harus menghadapi Besiktas dalam ajang Liga Europa.
Mantan penjaga gawang Celtic, Pat Bonner, menilai kepada BBC Radio Scotland bahwa situasi ini menjadi momen yang sangat menguntungkan bagi Rangers setelah kemenangan mereka di semifinal Piala Liga. Bonner menyebut tekanan besar kini berada di pundak Celtic untuk bisa segera bangkit di tengah jadwal yang padat.
Menanggapi situasi timnya, Martin O’Neill, dalam wawancara dengan BBC Sport Scotland, mengingatkan bahwa posisi klub saat ini sebenarnya masih lebih baik dibandingkan periode yang sama pada musim lalu. O’Neill juga membela keputusannya melakukan banyak rotasi skuad karena tim harus melakoni jadwal pertandingan yang sangat padat di kompetisi domestik maupun Eropa.
Di kalangan pendukung, kekecewaan atas tren negatif ini mulai mendominasi. Sejumlah suporter mempertanyakan pemilihan taktik dan komposisi pemain, sementara sebagian lainnya mulai meragukan masa depan kepelatihan O’Neill bersama klub.
Sumber: BBC Sport







