Liga Primer

Banding Kartu Merah Max Dowman Diprediksi Gagal

Banding Kartu Merah Max Dowman Diprediksi Gagal

Pemain muda Arsenal, Max Dowman, dijatuhi kartu merah akibat tindakan tidak terpuji saat timnya menelan kekalahan lewat adu penalti dari klub League Two, Fleetwood Town, di Stadion Highbury. Seperti dilaporkan Football365, Arsenal telah mengajukan banding atas sanksi tersebut, meski upaya itu diprediksi bakal menemui kegagalan.

Reaksi Keras Mikel Arteta dan Sorotan Paul Merson

Insiden kartu merah tersebut bermula dari tekel keras Harrison Neal terhadap Dowman. Kendati menerima tekel berbahaya yang berisiko memicu cedera parah, reaksi balasan Dowman membuat wasit mengusirnya dari lapangan. Sebelum laga berlangsung, manajer Arsenal Mikel Arteta telah mengingatkan para pemainnya untuk mengendalikan emosi dalam menghadapi tekanan pertandingan.

Saat Dowman berjalan keluar lapangan menuju kamar ganti, Arteta terlihat memberikan teguran langsung di pinggir lapangan. “Itu adalah sesuatu yang kami diskusikan sebelum pertandingan,” ujar Arteta seusai laga saat ditanya mengenai pembicaraannya dengan Dowman.

Arteta menambahkan bahwa timnya telah mempersiapkan situasi pertandingan dengan matang. “Kami tahu saat mempersiapkan konteks pertandingan, kami sangat jelas tentang hal-hal yang diharapkan, hal-hal yang secara emosional harus kami dominasi,” tutur Arteta.

Sikap tegas Arteta terhadap pemain berusia 16 tahun tersebut menuai perhatian Paul Merson. Pengamat sepak bola itu terkejut dengan respons keras Arteta dan menilai Dowman lebih membutuhkan rangkulan serta dorongan moral. Namun, ada pula pandangan bahwa pemain yang bertanding di level senior tetap harus menunjukkan kedewasaan dan kontrol diri.

Ancaman Sanksi dan Krisis Lini Depan Arsenal

Mengenai keputusan kartu merah yang dianggap beberapa pihak terlalu berat, Arteta enggan berspekulasi lebih jauh. “Saya belum melihatnya lewat kamera. Anda tidak benar-benar bisa melihat apa yang terjadi. Keputusan telah dibuat oleh wasit dan selesai,” kata Arteta.

Jika upaya banding menemu jalan buntu, Dowman bakal menjalani hukuman larangan bertanding dalam tiga laga mendatang, yakni saat Arsenal menghadapi Liverpool, Hull City, dan Newcastle United. Absennya pemain muda tersebut menjadi kendala tambahan bagi Arsenal yang tengah diterpa krisis cedera di lini serang menyusul absennya Bukayo Saka, Christos Tzolis, dan Noni Madueke.

Berdasarkan aturan pertandingan, pelanggaran berupa tindakan kasar didefinisikan sebagai penggunaan atau upaya penggunaan kekuatan berlebih atau brutal terhadap lawan ketika tidak sedang memperebutkan bola, terlepas dari ada atau tidaknya kontak fisik.

Mantan wasit Liga Primer Inggris, Dermot Gallagher, menilai peluang Arsenal untuk memenangkan banding sangat tipis. “Saya rasa tidak, karena agresivitas Dowman, dan Anda dapat melihat niatnya. Saya pikir itu akan gagal,” kata Gallagher kepada Sky Sports News. Ia menyoroti gerakan lutut Dowman yang terindikasi melakukan tindakan menendang lawan, sehingga sanksi tiga pertandingan diperkirakan tetap berlaku.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *