Athletic Club sukses mengalahkan Real Sociedad dengan skor 2-1 di Stadion San Mamés pada Minggu (1/11). Kemenangan ini sekaligus mengakhiri catatan empat kemenangan beruntun tim tamu di liga, sementara kubu lawan melayangkan protes resmi atas keputusan penalti yang menjadi penentu hasil akhir derby tersebut.
Protes Keras Real Sociedad atas Keputusan Penalti
Real Sociedad meninggalkan Bilbao dengan rasa kecewa terhadap penalti babak pertama yang menjadi penentu kemenangan tuan rumah. Berdasarkan laporan pertandingan resmi klub, Real Sociedad menyebut penalti tersebut tidak pernah ada dan mengkritik VAR karena tidak melakukan intervensi. Pernyataan klub menambahkan bahwa cip di dalam bola pertandingan menunjukkan Jon Aramburu menyentuh bola saat berduel dengan Nico Williams.
Pelatih Real Sociedad, Pellegrino Matarazzo, menyatakan bahwa insiden tersebut jelas bukan sebuah pelanggaran penalti. Ia mengaku heran mengapa VAR tidak turun tangan untuk membatalkan keputusan wasit. Akibat protes tersebut, Matarazzo mendapat kartu kuning pada menit ke-65, hanya berselang satu menit setelah Mamadou Sarr diganjar kartu kuning untuk pelanggaran serupa. Wasit Alejandro Hernandez total mengeluarkan empat kartu kuning untuk Real Sociedad dan dua untuk Athletic.
Dari segi statistik, Real Sociedad tampil mendominasi penguasaan bola dengan mencatatkan 514 operan akurat berbanding 307 milik Athletic. Meski demikian, tim asuhan Terzić mampu menciptakan peluang yang lebih matang. Kiper Unai Simón melakukan empat penyelamatan penting, sementara penjaga gawang lawan, Álex Remiro, hanya melakukan satu penyelamatan. Sučić tercatat sebagai pemain dengan rating tertinggi di lapangan yakni 7,52.
Seluruh gol dalam pertandingan derby Basque ini tercipta sebelum turun minum. Nico Williams mencatatkan assist untuk gol pembuka Athletic, sebelum Luka Sučić menyamakan kedudukan bagi tim tamu pada menit ke-30 di hadapan 50.092 penonton. Sebelum laga dimulai, kiper Unai Simón sempat mempersembahkan Trofi Yashin kepada publik pendukung tuan rumah, disusul dengan prosesi mengheningkan cipta bagi para korban kecelakaan kereta api Urda.
Krisis Penyerang Athletic dan Jadwal Pertandingan
Kemenangan kandang ini harus dibayar mahal oleh skuad asuhan Ernesto Valverde dengan cederanya penyerang Maroan Sannadi yang mengalami masalah otot pingkar (hamstring) di awal laga. Pihak klub membutuhkan waktu satu hingga dua hari ke depan untuk memastikan durasi pemulihan sang pemain. Cedera ini menyusul cedera lutut parah yang dialami Gorka Guruzeta saat bertandang ke markas Valencia pada 17 Oktober lalu, yang kini membuat pilihan penyerang di lini depan semakin terbatas.
Hasil positif ini merupakan kemenangan ketiga secara beruntun bagi Athletic di semua kompetisi, menyusul hasil telak 6-1 atas Prat dan kemenangan 4-0 kontra Getafe. Saat ini mereka menempati peringkat ketujuh klasemen sementara dengan selisih dua poin di belakang Sevilla, sementara Real Betis unggul empat poin atas Real Sociedad. Athletic juga masih menyimpan satu pertandingan tunda pekan kedelapan melawan Rayo Vallecano yang sebelumnya sempat dihentikan akibat lemparan benda ke lapangan, dan dijadwalkan ulang untuk dilanjutkan tanpa penonton di Stadion Vallecas pada Rabu (9/12) pukul 20:00.
Agenda pertandingan selanjutnya mempertemukan Real Sociedad dengan Lyon di kandang sendiri pada fase liga Liga Europa, Kamis (5/11). Sementara itu, Athletic akan melakoni laga tandang ke markas Osasuna di El Sadar untuk pekan ke-12 La Liga pada Sabtu (7/11) pukul 18:30.
Sumber: Football España







