Pelatih kepala Eintracht Frankfurt Adi Hütter mengungkapkan kebahagiaannya atas debut bersejarah pemain berusia 16 tahun, Niko Ilicevic, dalam kemenangan 3-1 atas Hamburg pada hari Minggu. Berbicara pada konferensi pers setelah pertandingan, juru taktik asal Austria tersebut memuji penampilan singkat sang pemain muda yang dinilai luar biasa.
Pencapaian Rekor dan Kepercayaan Akademi
Masuknya Ilicevic ke lapangan pada usia 16 tahun dan satu hari membuatnya menyamai rekor Youssoufa Moukoko sebagai pemain termuda dalam sejarah Bundesliga. Gelandang serang tersebut tampil melawan klub yang pernah dibela oleh pamannya yang juga mantan pemain internasional Kroasia, Ivo Ilicevic. Pemain muda ini akhirnya masuk pada masa tambahan waktu babak kedua, menyusul penundaan tidak biasa yang membuat Hütter dan kapten Eintracht Robin Koch diganjar kartu kuning akibat protes di pinggir lapangan.
Menurut laporan Get German Football News, Ilicevic langsung memberikan kesan dengan mencatatkan dua percobaan ke gawang sebelum peluit akhir dibunyikan. Hütter menyatakan penting bagi timnya untuk bisa menurunkan Niko Ilicevic di pengujung laga. Ia merasa senang bisa berada di lapangan bersama seorang juara dunia seperti Mario Götze yang berusia 34 tahun dan seorang pemain berusia 16 tahun. Hütter menambahkan bahwa Eintracht Frankfurt selalu menyediakan jalur bagi para pemain muda seperti Elias Baum dan Jeremiaha Maluze dari tim U-21.
Penampilan Luar Biasa dan Insiden di Lapangan
Kepercayaan diri sang remaja dalam penampilan perdananya di tim senior Bundesliga juga diwarnai sedikit gesekan. Dalam sebuah rangkaian serangan, Ilicevic memilih untuk tidak mengoper bola kepada Jonathan Burkardt, yang kemudian memperlihatkan ketidaksenangannya. Ketika ditanya mengenai insiden tersebut dan performa keseluruhan sang pemain muda, Hütter memberikan pujian penuh.
Hütter mengatakan bahwa Ilicevic memperlihatkan hal yang jauh melebihi ekspektasi dalam waktu enam atau tujuh menit tersebut. Ia menyebut apa yang ditunjukkan dalam beberapa menit itu sebagai sesuatu yang luar biasa, meski dirinya tidak terkejut karena sang pemain melakukan hal persis sama saat latihan. Hütter juga menanggapi reaksi Burkardt dengan menyatakan bahwa para pemain akan menyelesaikan masalah tersebut di antara mereka sendiri.
Sumber: Get German Football News





