Manajer Sunderland, Régis Le Bris, tampak merasa frustrasi setelah timnya harus puas dengan hasil imbang melawan Leeds United dalam pertandingan Liga Primer yang dipengaruhi oleh cuaca buruk akibat Badai Boelo. Meski tampil dominan dan layak meraih kemenangan kedua musim ini, tim papan bawah tersebut gagal memaksimalkan peluang di kandang.
Aksi Gemilang Penjaga Gawang
Di kubu lawan, manajer Leeds Daniel Farke, tentu menganggap hasil imbang kelima musim ini sebagai pencapaian yang adil di tengah kondisi lapangan yang diterpa angin kencang. Hasil ini setidaknya mengakhiri rentetan empat kekalahan beruntun Sunderland, meski mereka harus menghadapi ketangguhan kiper James Trafford di bawah mistar gawang.
“It’s so hard to win games,” kata manajer Sunderland tersebut. “But it’s a positive point; we played with intensity and togetherness. We were Sunderland today.”
“It’s still a long journey but I think we’ve shown we’re embracing the challenge. We probably deserved more today. But there’s no drama, no panic.”
Angin kencang yang mengubah arah bola sempat menyulitkan aliran operan kedua tim. Namun, penyerang Sunderland, Brian Brobbey, yang baru pulih dari cedera hamstring, mampu merepotkan lini belakang Leeds dan memaksa Trafford melakukan sejumlah penyelamatan penting pada babak pertama.
Ketegangan di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, kesialan mendatangi Sunderland ketika upaya sapuan berujung sikut Luke O’Nien yang tak sengaja mengenai tenggorokan rekan setimnya, Nordi Mukiele. Setelah mendapat perawatan panjang, Mukiele tidak dapat melanjutkan pertandingan dan digantikan oleh Omar Alderete.
Leeds sempat bangkit dan menekan melalui aksi Jayden Bogle serta Ao Tanaka, namun lini pertahanan Sunderland masih mampu meredamnya. Sebaliknya, Sunderland balas mengancam lewat dua tembakan Nilson Angulo yang kembali mampu dimentahkan oleh Trafford.
Menjelang akhir laga, penjaga gawang Sunderland, Robin Roefs, melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis tendangan jarak jauh pemain pengganti Leeds, Sean Longstaff. Peluang lain dari Longstaff bahkan berhasil disapu bersih di garis gawang.
Farke sendiri mengaku puas dengan penampilan timnya, terutama catatan cleansheet yang diraih kiper Trafford yang hanya kebobolan enam gol dari delapan pertandingan liga.
“He chose a good team,” ujar Farke sambil tersenyum sebelum berbicara serius. “He delivers, he has the potential to be England’s No 1.”
Pertandingan berikutnya bagi Sunderland adalah lawatan menghadapi Coventry pada hari Sabtu.
Sumber: Football | The Guardian







