Data terbaru dari Pusat Informasi Operasi Olahraga (ZIS) mencatat kepolisian federal dan negara bagian Jerman menghabiskan sekitar 2,618 juta jam tugas selama musim sepak bola 2025/26. Angka tersebut menandai penurunan tipis sebesar 0,19 persen dibandingkan 2,623 juta jam pada musim sebelumnya.
Hasil Positif Model Aliansi Stadion di Baden-Württemberg
Baden-Württemberg mempelopori model Aliansi Stadion pada tahun 2017 untuk menyatukan kerja sama antara kepolisian, klub sepak bola, otoritas kota, dan proyek suporter lokal. Tujuannya adalah mendeteksi potensi masalah keamanan sebelum pertandingan dan merancang pengamanan yang terkoordinasi. Berdasarkan data resmi Kementerian Dalam Negeri Baden-Württemberg, polisi mencatat 165.471 jam tugas pada musim 2025/26, turun dari 173.871 jam pada musim sebelumnya. Penurunan sekitar 4,8 persen ini menghasilkan perkiraan penghematan anggaran sebesar 600.000 euro.
Jumlah korban cedera di wilayah tersebut turun 31 persen dari 132 orang menjadi 91 orang, yang merupakan total terendah dalam lebih satu dekade. Tindak pidana tercatat turun dari 474 menjadi 452 kasus, sementara pengerahan personel polisi berkurang dari 25.532 menjadi 24.981 personel. Menteri Dalam Negeri Negara Bagian Manuel Hagel menyatakan bahwa peningkatan keamanan dan penurunan jam tugas membuktikan efektivitas pencegahan, dialog, dan kerja sama.
Dukungan terhadap model ini datang dari klub-klub seperti VfB Stuttgart, SC Freiburg, TSG Hoffenheim, Karlsruher SC, dan 1. FC Heidenheim yang mendesak perluasan model tersebut secara nasional. CEO VfB Stuttgart Alexander Wehrle mengatakan kepada SWR bahwa data menunjukkan biaya kepolisian dan insiden kekerasan semakin menurun.
Pengaruh terhadap Perdebatan Keamanan Nasional
Isu pengurangan jam tugas kepolisian menjadi perhatian utama menyusul putusan Mahkamah Konstitusi Federal pada Januari 2025 yang mendukung kewenangan Bremen menagih biaya pengamanan pertandingan berisiko tinggi. Kendati demikian, Baden-Württemberg tetap berfokus pada pencegahan dan kerja sama alih-alih membebankan biaya tambahan kepada klub. Menteri Dalam Negeri Bayern Joachim Herrmann sebelumnya juga menyoroti peran Aliansi Stadion dalam mengoordinasikan pengamanan.
Di sisi lain, seruan evaluasi lebih ketat terhadap Aliansi Stadion turut disuarakan oleh serikat pekerja kepolisian di Hesse. Ketua Serikat Pekerja Kepolisian Hesse Jens Mohrherr menegaskan bahwa pengerahan petugas dalam jumlah besar bukanlah solusi jangka panjang yang berkelanjutan. Laporan nasional ZIS sendiri mencatat kenaikan tindak pidana dari 7.054 menjadi 7.668 kasus, menunjukkan bahwa tantangan keamanan stadion tetap besar.
Perdebatan mengenai pengamanan ini sempat memicu penolakan suporter terorganisir terhadap usulan pembatasan tiket personal dan pengawasan ketat. Kendati demikian, Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB), Liga Sepak Bola Jerman (DFL), dan kelompok suporter kemudian sepakat menolak pembatasan semena-mena dan mengutamakan kerja sama preventif.
Pengalaman Baden-Württemberg menyuguhkan alternatif dalam perdebatan nasional yang kerap diwarnai perselisihan mengenai biaya kepolisian dan pembatasan suporter. Pertanyaan utamanya kini bergeser pada apakah kerja sama yang lebih efektif dapat membuat sebagian besar pengerahan polisi menjadi tidak diperlukan sejak awal.
Sumber: Get German Football News







