Liga Primer

INEOS Depak Pelatih Lausanne Sport Setelah Lima Bulan Bekerja

INEOS Depak Pelatih Lausanne Sport Setelah Lima Bulan Bekerja

Pemilik Manchester United, Jim Ratcliffe, memutuskan untuk berpisah dengan seorang pelatih setelah menjabat selama lima bulan di klub Swiss Super League, Lausanne Sport. Keputusan ini memunculkan berbagai pertanyaan terkait masa depan pengelolaan klub-klub di bawah kepemilikan Ratcliffe.

Perubahan di Lausanne Sport dan Masa Depan Klub

Melalui sebuah pernyataan resmi, klub Swiss tersebut mengumumkan bahwa pelatih Luka Elsner dan pihak manajemen telah sepakat mengakhiri kerja sama mereka secara bersamaan. Menurut laporan The Athletic seperti dilansir dari FourFourTwo, langkah ini diambil menyusul keputusan klub yang kini telah dimasukkan ke dalam daftar penjualan sehingga investasi olahraga Ratcliffe mulai dipertanyakan.

Kondisi ini menambah daftar tantangan bagi portofolio olahraga INEOS. Klub Prancis Ligue 1, Nice, finis di peringkat ke-16 dari 18 tim pada musim lalu dan hanya bertahan di kasta tertinggi setelah mengalahkan Saint-Etienne dalam babak play-off degradasi. Sementara itu, Manchester United saat ini menempati posisi ke-17 di klasemen Liga Primer dan berada di peringkat ke-20 pada fase liga Liga Champions musim ini.

Pernyataan Ratcliffe dan Posisi Michael Carrick

Komentar Jim Ratcliffe kepada surat kabar The Times tahun lalu kembali mencuat ke permukaan, di mana miliarder bidang petrokimia tersebut menyatakan bahwa dirinya siap meninggalkan Old Trafford jika pandangan negatif suporter terhadap kepemimpinannya semakin memburuk. Ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak keberatan menjadi sosok yang tidak populer karena memahami tidak ada yang menyukai posisi Manchester United saat ini.

“Saya tidak keberatan menjadi tidak populer karena saya paham tidak ada yang suka melihat Manchester United berada di posisi mereka sekarang, dan tidak ada yang suka keputusan-keputusan yang harus kami ambil saat ini,” ujarnya seperti dikutip dari FourFourTwo.

“Jika saya menarik sedikit kemarahan, saya bisa menghadapinya. Tapi saya tidak berbeda dengan orang rata-rata. Itu tidak menyenangkan, terutama bagi teman dan keluarga.”

“Jika situasinya mencapai tingkat di mana keluarga Glazer telah dilecehkan, maka saya harus berkata, cukup sudah teman-teman, biarkan orang lain yang melakukan ini. Mereka tidak bisa datang ke pertandingan, keluarga Glazer. Mereka agak menarik diri ke bayang-bayang sekarang, jadi saya yang menerima semua cercaan sial itu.”

Di sisi lain, masa depan manajer Manchester United, Michael Carrick, sempat mendapat sorotan tajam dalam beberapa pekan terakhir setelah kekalahan tiga gol tanpa balas dari Bournemouth bulan lalu. Meski demikian, pihak klub menegaskan tidak berniat memecat Carrick, terutama setelah kemenangan baru-baru ini atas AS Roma yang dinilai sebagai sinyal positif bagi mantan gelandang tersebut.

Manchester United dijadwalkan akan menjamu Aston Villa pada akhir pekan ini dalam lanjutan kompetisi Liga Primer.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *