Fabrizio Romano menegaskan bahwa Liverpool belum pernah melakukan pembicaraan untuk membawa Trent Alexander-Arnold kembali ke Stadion Anfield. Menurut CaughtOffside, sang bek kanan maupun Real Madrid sama sekali tidak merencanakan perpisahan pada bursa transfer Januari.
Situasi Sulit di Spanyol
Pemain berusia 28 tahun tersebut mengalami periode yang tidak mudah di Spanyol dan kesulitan menampilkan pengaruh sebesar saat masih membela Liverpool. Masalah cedera mengganggu musim perdana sang pemain di Santiago Bernabeu, ditambah persaingan ketat dengan Federico Valverde serta Denzel Dumfries untuk memperebutkan menit bermain di bawah arahan pelatih Jose Mourinho.
Berbicara melalui saluran YouTube pribadinya dan dikutip oleh CaughtOffside, Romano secara langsung merespons rumor kepindahan yang semakin santer berhembus. Romano menyatakan bahwa rumor ketertarikan Liverpool untuk memulangkan sang mantan bintang akademi sama sekali tidak berdasar karena tidak pernah ada pembicaraan serius dari kubu Merseyside.
Romano menambahkan bahwa kepindahan kembali ke Liga Inggris atau meninggalkan Real Madrid bukanlah agenda yang dipersiapkan oleh pihak pemain maupun klub pada Januari mendatang. Berdasarkan laporan terkait dari CaughtOffside, Alexander-Arnold masih memusatkan perhatiannya untuk membuktikan kualitas di Madrid alih-alih mencari jalan keluar.
Spekulasi yang Terlalu Dini
Kabar kepulangan ini muncul karena sang pemain menghabiskan hampir seluruh kariernya di Liverpool sebelum hijrah ke Spanyol, sementara kemampuan umpan serta kreativitasnya masih sangat dibutuhkan The Reds. Kendati demikian, laporan tersebut menyebutkan bahwa keinginan emosional di atas kertas sangat berbeda dengan kenyataan klub yang tidak sedang menggarap kesepakatan apa pun.
Keputusan bertahan juga dinilai masuk akal bagi sang pemain karena hengkang terlalu cepat berarti mengakui kegagalan petualangannya di Madrid, sebuah langkah yang dihindari selama ia masih yakin bisa merebut kepercayaan Jose Mourinho. Di sisi lain, Liverpool juga telah mengembangkan alternatif lain di sektor bek kanan sehingga kepulangan apa pun harus masuk akal secara taktik dan finansial, bukan sekadar faktor emosional.
Untuk saat ini, sang pemain menunjukkan tekad kuat untuk bertahan dan berjuang memperebutkan tempat di skuad utama. Kecuali jika jatah bermainnya terus terbatas hingga jauh ke tahun 2027, wacana reuni dengan klub asal Merseyside tersebut dinilai hanya sebatas spekulasi semata.
Sumber: CaughtOffside







