Mantan bek Manchester United, Gary Neville, melontarkan kritik tajam kepada bek tengah Arsenal, Gabriel Magalhaes, yang ia sebut sangat memalukan saat timnya meraih kemenangan 1-0 atas Liverpool pada hari Minggu.
Kritik Keras untuk Gabriel
Dalam pertandingan tersebut, Arsenal sukses mengamankan tiga poin berharga di Stadion Anfield untuk naik ke puncak klasemen Liga Primer berkat gol cepat Kai Havertz, meskipun harus bertahan dari gempuran serangan Liverpool asuhan Mikel Arteta.
Pada awal pertandingan, bek Arsenal, Gabriel, terjatuh sambil memegang wajahnya usai berduel dengan penyerang Liverpool, Alexander Isak. Gabriel ingin wasit Andy Madley menghukum Isak, namun tayangan ulang menunjukkan bahwa lengan penyerang tersebut hanya mengenai dada pemain asal Brasil itu.
Saat bertugas sebagai komentator di Sky Sports, Neville mengecam tindakan Gabriel yang dinilai telah merugikan dirinya sendiri lewat insiden tersebut. Neville menyatakan bahwa dirinya menyukai semangat dan ketangguhan sang pemain, namun tindakan menjatuhkan diri sambil memegang wajah akibat dorongan di dada adalah hal yang memalukan dan harus dihentikan.
Pujian untuk Performa Pertahanan Arsenal
Beralih ke performa keseluruhan tim tamu di lapangan, Neville memberikan sanjungan atas cara bertaha skuad Meriam London. Ia menyebut penampilan lini belakang Arsenal sebagai sebuah mahakarya pertahanan.
Neville menambahkan bahwa para pendukung Arsenal akan pulang ke London dengan perasaan sangat gembira setelah berhasil menaklukkan salah satu stadion paling sulit di Inggris. Kemenangan ini juga menjadi catatan positif tersendiri bagi Arsenal yang mampu bangkit di tengah ketidakpastian musim ini.
Kemenangan tipis ini sekaligus memutus catatan negatif Arsenal yang belum pernah menang di Anfield sejak tahun 2012. Usai pertandingan, manajer Mikel Arteta mengungkapkan rasa bangganya kepada seluruh pihak di dalam klub.
Arteta menyampaikan kepada para wartawan bahwa ia merasa sangat bahagia, bangga, dan penuh energi atas pencapaian tersebut. Ia menyebut penantian selama 14 tahun untuk menang di stadion tersebut terbayar lunas melalui cara yang sangat istimewa, terutama setelah mereka baru saja menelan kekalahan dari Fleetwood beberapa hari sebelumnya.







