Kinerja Sunderland mengalami penurunan drastis pada awal musim 2026/27 setelah mencatat kampanye luar biasa pada tahun sebelumnya. Pasukan Regis Le Bris kini terpuruk di dasar klasemen sementara Liga Primer setelah melewati sembilan pertandingan pembuka.
Statistik Buruk yang Ancam Posisi Le Bris
Klub berjuluk The Black Cats tersebut hanya mampu meraih satu kemenangan dari sembilan laga pertama musim ini, menempatkan pelatih berusia 50 tahun itu dalam tekanan besar. Pertandingan pekan depan di ajang Eropa dan liga domestik akan menjadi penentuan nasib bagi juru taktik asal Prancis tersebut.
Lini serang Sunderland tumpul dengan catatan hanya mencetak tujuh gol sejauh ini, rekam jejak terendah kedua di liga setelah Nottingham Forest. Di lini belakang, gawang mereka telah kebobolan 17 kali, dengan catatan ekspektasi kebobolan (xG) mencapai 15,7 yang menunjukkan rapuhnya pertahanan tim.
Selain masalah produktivitas dan pertahanan, kedisiplinan skuad juga memprihatinkan lewat raihan tiga kartu merah dari sembilan pertandingan. Penurunan performa para pemain secara menyeluruh dinilai sebagai dampak dari taktik yang diterapkan oleh sang pelatih.
Vitor Pereira Jadi Kandidat Kuat
Salah satu pemain yang mengalami penurunan performa adalah sang kapten, Granit Xhaka, yang musim lalu menjadi motor penting lini tengah Sunderland. Gelandang asal Swiss berusia 34 tahun itu kini menuai kritik karena gagal menampilkan kualitas terbaiknya di atas lapangan.
Pergantian di kursi kepelatihan dinilai menjadi solusi agar pemain bintang berharga mahal tersebut dapat kembali bersinar. Nama Vitor Pereira muncul sebagai kandidat potensial untuk menggantikan Le Bris guna mengembalikan potensi maksimal sang gelandang, meski belum ada pembicaraan resmi yang dilakukan.
Pelatih berusia 58 tahun itu dikenal memiliki pengalaman menyelamatkan klub dari ancaman degradasi, seperti yang pernah dilakukannya bersama Wolverhampton Wanderers dan Nottingham Forest. Selama melatih Forest, juru taktik asal Portugal itu sukses mendongkrak performa Morgan Gibbs-White yang menyumbang 14 kontribusi gol dalam 18 pertandingan.
Pujian sempat dilontarkan oleh Gibbs-White terkait kehadiran sang pelatih di klub sebelumnya. “Saya merasa kami memiliki identitas nyata di luar sana hari ini. Saya pikir kami bertahan dengan luar biasa. Dengan bola juga, kami menciptakan begitu banyak peluang,” ujar Gibbs-White mengenai dampak kehadiran sang pelatih.
Rekam jejak Vitor Pereira bersama Nottingham Forest mencatatkan delapan kemenangan dari 20 pertandingan dengan rata-rata 1,50 poin per laga. Kemampuan manajerial dan pendekatan personal yang dipuji oleh jurnalis Ben Jacobs sebagai sosok “luar biasa” diyakini mampu membangun kembali kepercayaan diri Xhaka untuk menyelamatkan Sunderland dari ancaman degradasi.
Sumber: Football FanCast







