Gelandang Tottenham Hotspur Drew Spence mengungkapkan rasa bangganya usai mencatatkan rekor sebagai pemain dengan penampilan terbanyak sepanjang masa di ajang Women’s Super League (WSL). Pemain berusia 34 tahun itu menorehkan penampilan ke-217 dalam kompetisi tersebut saat Tottenham menghadapi Birmingham City pada hari Minggu.
Perjalanan Karier dan Rekor Baru
Melalui penampilan tersebut, Spence sukses melampaui catatan mantan kapten Chelsea Millie Bright. Ia juga berpeluang menjadi satu-satunya pemain non-bek yang selalu bermain penuh selama 90 menit dalam seluruh pertandingan WSL Tottenham pada musim ini. Kepada BBC Sport, Spence menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras bertahun-tahun serta momen yang sangat membanggakan bagi diri dan keluarganya.
“Saya tahu pengorbanan yang harus dilakukan—menjaga diri sendiri dan memastikan Anda selalu siap tampil. Saya tahu betapa sulitnya menjaga motivasi tersebut selama sekian musim,” ujar Spence.
Spence menghabiskan sebagian besar kariernya di London, termasuk masa bakti selama 14 tahun di Chelsea sebelum hengkang ke Tottenham pada tahun 2022. Memulai masa pembinaan dari akademi Arsenal dan Fulham, ia turut memenangkan lima gelar liga dan empat trofi Piala FA selama membela Chelsea.
Mantan rekan setimnya di Chelsea, Erin Cuthbert, memuji mentalitas Spence di lapangan yang digambarkan sebagai sosok pejuang meski memiliki kepribadian yang ramah di luar lapangan. Spence sendiri ditunjuk sebagai kapten Tottenham pada musim panas lalu dan terus menjadi figur penting di bawah asuhan manajer Martin Ho.
Kondisi Fisik dan Evaluasi Diri
Pada musim pertamanya di Tottenham, Spence mencatatkan 22 penampilan dan bermain di setiap menit pertandingan sepanjang musim 2026-2027. Ia merasa berada dalam kondisi fisik terbaik berkat proses pemulihan yang lebih cepat dan pemahaman nutrisi yang baik.
Kendati demikian, Spence mengakui memiliki penyesalan karena tidak memahami cara merawat tubuhnya dengan lebih baik pada masa awal kariernya di Chelsea. Ia menilai pemahaman tersebut bisa memberikannya konsistensi yang lebih tinggi sejak dulu.
Manajer Tottenham Martin Ho memuji dedikasi dan kemampuan adaptasi Spence secara fisik, teknis, maupun taktis. Ho menilai pengalaman menghadapi berbagai tantangan, termasuk saat memperkuat tim nasional Jamaika pada tahun 2023, telah membentuk karakter Spence sebagai seorang profesional.
Spence menegaskan bahwa dirinya belum memiliki rencana untuk pensiun dalam waktu dekat dan bertekad untuk terus bermain serta meningkatkan permainannya selama ia masih mampu menikmatinya.
Sumber: BBC Sport







