Transfer Pemain

Tottenham Sulit Datangkan Target Senilai Rp1,6 Triliun

Tottenham Sulit Datangkan Target Senilai Rp1,6 Triliun

Tottenham Hotspur tetap menaruh minat serius terhadap penyerang Bournemouth, Eli Junior Kroupi. Kendati demikian, peluang kepindahan sang pemain pada bursa transfer Januari mendatang dinilai sangat kecil karena pihak klub menegaskan tidak ingin melepasnya di tengah musim.

Kendala Transfer Januari

Pemain berusia 20 tahun tersebut baru saja pulih dari cedera patah tulang metatarsal yang membuatnya harus menjalani operasi pada Juli lalu, serta melewatkan beberapa bulan awal kompetisi. Penampilannya yang kembali merumput langsung memicu kembali spekulasi transfer, menyusul performa gemilangnya pada musim perdana di Liga Primer dengan catatan 13 gol dari 33 penampilan.

Menurut laporan Football Insider yang dikutip dari CaughtOffside, Tottenham masih meminati Kroupi setelah menjadikannya target buruan sejak bursa transfer musim panas lalu. Namun, Bournemouth bertekad mempertahankan sang penyerang setidaknya hingga akhir musim dan berpotensi kembali mematok harga di atas 80 juta poundsterling atau sekitar Rp1,6 triliun bagi klub peminat.

Cedera yang dialami Kroupi pada musim panas lalu sempat menghentikan peluang transfer yang realistis pada saat itu. Ia akhirnya kembali masuk ke dalam skuad Bournemouth saat menghadapi Manchester United dan kini secara bertahap terus memulihkan kebugaran bertandingnya.

Pelatih Bournemouth, Marco Rose, menekankan bahwa menit bermain penyerang muda tersebut harus dikelola secara hati-hati agar tidak mengalami cedera susulan. Ketertarikan dari Tottenham sendiri sudah terjalin kuat, dan klub asal London utara itu diprediksi menjadi salah satu kandidat terkuat jika Bournemouth pada akhirnya sepakat untuk menjual, meski Arsenal, Manchester United, Chelsea, dan Barcelona juga sempat dikaitkan dengan sang pemain.

Opsi Pindahan di Musim Panas

Kroupi dinilai sebagai profil yang sangat cocok untuk skuad Tottenham. Ia memiliki kecepatan, teknik yang mumpuni, serta kemampuan bermain di posisi penyerang tengah maupun sektor sayap. Terlebih lagi, torehan 13 gol di Liga Primer saat usianya masih remaja membuktikan kapasitasnya dalam menghadapi lawan-lawan tangguh di level atas.

Kendati demikian, posisi tawar Bournemouth tergolong sangat kuat. Kroupi masih memiliki kontrak hingga tahun 2030, sehingga klub tidak berada dalam tekanan untuk menerima tawaran dengan harga miring. Mengeluarkan dana sebesar 80 juta hingga 100 juta poundsterling pada Januari untuk merekrut pemain yang baru saja pulih dari cedera kaki yang cukup parah akan menjadi sebuah perjudian besar bagi Tottenham.

Langkah kepindahan pada musim panas dinilai jauh lebih masuk akal. Kubu Spurs akan memiliki waktu beberapa bulan tambahan untuk menilai apakah Kroupi telah benar-benar pulih sepenuhnya dan kembali ke bentuk permainan terbaiknya. Di sisi lain, Bournemouth juga kemungkinan akan lebih terbuka untuk bernegosiasi setelah kompetisi musim ini berakhir.

Tottenham harus tetap menjaga peluang dalam perburuan pemain tersebut, tetapi memaksakan transfer pada Januari berisiko membuat mereka harus membayar harga tertinggi di saat yang kurang tepat.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *