Kekalahan Newcastle United dari Everton di ajang Carabao Cup pada Kamis malam memperlihatkan penurunan performa tim yang signifikan. Pasukan asuhan Matthias Jaissle tersingkir di babak 16 besar dalam pertandingan yang berjalan tanpa perlawanan berarti, memperlihatkan skuad yang masih kesulitan menemukan identitas permainan mereka.
Kegagalan Rekrutmen dan Masalah Lini Tengah
Menurut Football FanCast, kesulitan yang dialami Jaissle tidak terlepas dari buruknya kebijakan perekrutan pemain di St James’ Park selama dua belas bulan terakhir. Masalah terbesar muncul di lini tengah pada bursa transfer musim panas lalu, menyusul kepergian Bruno Guimaraes dan Sandro Tonali yang mengikuti jejak Alexander Isak setahun sebelumnya.
Kehilangan para pemain kunci tersebut membuat kekuatan utama skuad peraih Carabao Cup hilang tanpa adanya pengganti sepadan yang disiapkan sejak awal. Pemain-pemain baru seperti Nico Gonzalez, Aladji Bamba, dan Sean Steur belum mampu mengisi kekosongan besar yang ditinggalkan di Tyneside.
Situasi ini semakin memperbesar penyesalan Newcastle yang dua tahun lalu melepas Elliot Anderson ke Nottingham Forest demi mematuhi aturan PSR (Profit and Sustainability Rules). Anderson kini berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik di Inggris dan memperkuat Manchester City.
Minat Terhadap Eduardo Pape
Kegagalan di masa lalu tidak bisa diubah, namun bursa transfer mendatang memberikan kesempatan bagi manajemen Newcastle untuk menebus kesalahan tersebut. Berdasarkan laporan TeamTalk yang dikutip Football FanCast, Newcastle kini tengah mengupayakan perekrutan Eduardo Pape dari Cruzeiro.
Langkah Newcastle untuk mendatangkan pemain remaja berbakat asal Amerika Selatan ini tidak mudah karena mereka harus bersaing dengan Bayern Munich dan Arsenal. Gelandang berusia 17 tahun tersebut memiliki klausul pelepasan internasional senilai 100 juta euro atau sekitar Rp83 juta, yang akan memecahkan rekor transfer termahal dalam sejarah klub jika terealisasi.
Pape dikenal memiliki kecerdasan dalam membaca permainan, kemampuan distribusi bola yang baik, serta ketenangan di lapangan—tiga atribut yang sebelumnya melekat pada diri Elliot Anderson. Mendapatkan talenta muda potensial ini dinilai sebagai cara yang tepat bagi Newcastle untuk mengakhiri penyesalan menahun di lini tengah.
Sumber: Football FanCast







