Newcastle United menelan kekalahan 3-1 dari Everton dalam pertandingan Piala Liga, membuat pelatih kepala Matthias Jaissle meluapkan kekecewaannya. Di sisi lain, kemenangan Everton harus dibayangi oleh pencoretan penyerang sayap Jack Grealish akibat pelanggaran kedisiplinan klub.
Kekecewaan Matthias Jaissle di Newcastle United
Kekalahan dari Everton membuat musim Newcastle kembali menemui jalan terjal setelah penampilan yang dinilai kurang maksimal. Ketika ditanya oleh seorang jurnalis mengenai seberapa besar pengaruh kesalahan yang dapat dihindari dalam kekalahan tersebut, Matthias Jaissle memberikan respons yang tajam seperti dilaporkan oleh The Guardian.
Pelatih asal Jerman yang sempat diperkenalkan oleh CEO David Hopkinson sebagai sosok “bintang rock” itu menyatakan bahwa situasi tersebut sangat mengejutkan sekaligus membuat frustrasi. Ia bahkan menyebut dirinya mungkin perlu lebih sering berteriak kepada para pemainnya untuk menghindari kesalahan-kesalahan mendasar agar tampil lebih dewasa dan klinis di lapangan.
Masalah Kedisiplinan Jack Grealish di Everton
Sementara itu, kemenangan skuad besutan David Moyes diwarnai oleh ketiadaan Jack Grealish yang dicoret dari tim akibat tindakan indisipliner. Pemain sayap pinjaman tersebut dilaporkan absen dari sesi latihan tanpa memberikan penjelasan apa pun, yang sempat membuat sang manajer sangat marah.
David Moyes memilih untuk tidak membeberkan rincian kejadian tersebut kepada publik menjelang pertandingan. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut murni merupakan kebijakan klub yang didukung penuh olehnya, sementara berbagai pihak mengaitkan insiden ini dengan kebiasaan sang pemain di luar lapangan.
Dalam perkembangan lain, Dejan Kulusevski berbagi cerita mengenai perjuangannya bangkit dari cedera panjang selama 17 bulan yang sempat mengancam kelanjutan kariernya di Tottenham Hotspur. Berkat bantuan seorang fisioterapis di Swedia yang menangani sistem sarafnya, ia berhasil mengatasi rasa sakit dan kembali merumput dengan performa terbaik dalam waktu singkat.
Sumber: Football | The Guardian







