Sebagian ruang ganti Juventus dikabarkan merasa tidak puas dengan metode pelatihan yang diterapkan oleh Luciano Spalletti. Berdasarkan laporan surat kabar La Stampa, ketidakpuasan tersebut muncul karena pelatih asal Tuscany itu dinilai terlalu banyak berbicara saat sesi latihan.
Tekanan Jelang Laga Kontra Napoli
Kondisi ini terungkap ketika Juventus sedang melakukan persiapan menjelang pertandingan penting Serie A melawan Napoli. Sebagai respons atas situasi tim, Spalletti telah memerintahkan para pemain untuk menjalani pemusatan latihan tertutup atau training retreat selama dua hari.
Juru taktik asal Italia tersebut kini berada dalam posisi yang terancam. Ia baru mengumpulkan 14 poin dari sembilan pertandingan Serie A musim ini dan menelan dua kekalahan dalam tiga laga terakhir.
Evaluasi Internal dan Calon Pengganti
Sebelumnya pada hari Kamis, menyusul kekalahan 2-0 dari Genoa, CEO Giovanni Carnevali menyampaikan pidato tegas di ruang ganti. Ia meminta para pemain untuk mengambil tanggung jawab atas rentetan hasil buruk yang didapat sejauh ini.
Laporan La Stampa yang dikutip melalui TMW menyebutkan bahwa sejumlah pemain meyakini durasi bicara Spalletti yang berlebihan saat sesi latihan menciptakan terlalu banyak waktu jeda di tengah latihan, sehingga intensitas latihan menjadi menurun.
Juventus sejauh ini belum melakukan pembicaraan formal dengan calon pengganti Spalletti. Meski demikian, sejumlah nama seperti Stefano Pioli, Paulo Sousa, dan Antonio Conte telah dikaitkan dengan posisi pelatih di Stadion Allianz.
Juventus menunjuk Spalletti tepat setahun yang lalu, namun sang pelatih kini sudah harus berjuang mempertahankan jabatannya meskipun kontraknya baru akan berakhir pada Juni 2028.
Sumber: Football Italia







