Klub Liga Primer Inggris, Aston Villa, menyatakan akan menempuh jalur hukum terhadap pandit sepak bola Jamie Carragher. Langkah tersebut diambil menyusul pernyataan yang dinilai sebagai penghinaan yang tidak dapat diterima terhadap klub dan para pendukungnya.
Pernyataan Resmi Aston Villa
Lewat sebuah unggahan di media sosial pada Jumat, pihak klub merilis pernyataan resmi yang ditandatangani oleh ketua klub, Nassef Sawiris. Dalam pernyataan itu, manajemen menegaskan bahwa klub tidak akan membiarkan siapa pun menghambat kemajuan mereka di kancah sepak bola Inggris maupun Eropa.
Kontroversi ini bermula ketika Carragher, yang bekerja sebagai pandit untuk Sky Sports dan CBS, tampil dalam siniar Stick to Football. Dalam acara tersebut, ia melontarkan komentar yang memicu kritik tajam dari para pendukung Villa dengan menyebut bahwa manajer mereka, Unai Emery, akan tertarik untuk melatih Manchester United.
Komentar Carragher dan Reaksi Lanjutan
Posisi Manchester United saat ini tengah dalam sorotan menyusul awal musim yang buruk, sementara Carragher menyatakan bahwa Aston Villa tidak akan pernah sejajar dengan klub Old Trafford tersebut. Menurutnya, ada rantai hierarki dalam sepak bola di mana klub yang lebih besar akan selalu mengambil pemain atau manajer dari klub di bawahnya, seperti halnya Real Madrid yang pernah merekrut Cristiano Ronaldo dari Manchester United. Carragher juga sempat melontarkan kalimat agar para suporter Aston Villa menutup mulut mereka.
Menanggapi gelombang kecaman yang diterimanya, Carragher memberikan klarifikasi melalui media sosial dan siniar Overlap Daily. Ia berujar bahwa ucapannya hanyalah sebuah lelucon setelah dirinya terus-menerus mendapat serangan dari para pendukung Villa akibat prediksinya mengenai Emery. Carragher menambahkan bahwa ia menganggap Emery sebagai manajer terbaik di liga dan hanya berandai-andai jika ia berada di posisi Manchester United, ia akan mengajukan pertanyaan kepada sang manajer.
Lebih lanjut, Carragher mengakui bahwa responsnya yang menyuruh suporter untuk pergi mungkin tidak seharusnya ia lakukan, namun hal itu disampaikan sebagai bentuk candaan karena linimasa media sosialnya dipenuhi oleh reaksi suporter Villa.
Sumber: BBC Sport







