Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) menunda seluruh 24 pertandingan Copa del Rey yang dijadwalkan pada hari Rabu menyusul bencana kecelakaan kereta api di Toledo yang menewaskan sedikitnya 68 orang.
Penundaan Pertandingan dan Jadwal Baru
Lebih dari 500 penumpang berada di dalam dua kereta berkecepatan tinggi saat insiden tabrakan terjadi di dekat Los Yebenes, sementara tim penyelamat terus melakukan pencarian di bangkai kereta. Sekitar 80 orang mengalami luka-luka, termasuk 15 korban dalam kondisi serius.
RFEF membatalkan seluruh agenda pertandingan hari Rabu beserta laga kompetisi nasional lainnya yang berada di bawah pengawasan mereka sebagai bentuk penghormatan kepada para korban tewas maupun terluka. Lima klub LaLiga termasuk di antara tim yang seharusnya memulai perjalanan mereka di ajang Copa del Rey, yaitu Alaves, Levante, Valencia, Real Betis, dan Celta Vigo.
Berbeda dengan Real Madrid, Barcelona, dan Atletico de Madrid yang baru akan bergabung pada babak selanjutnya, kelima tim kasta tertinggi tersebut dijadwalkan tampil pada putaran pembuka melawan tim dari liga di bawahnya.
Sebagai solusi, RFEF merilis jadwal pengganti secara bertahap alih-alih memaksakan seluruh 24 pertandingan dimainkan dalam satu tanggal baru. Sebanyak sembilan laga dimainkan pada hari Kamis malam, sementara Alaves dijadwalkan bertandang ke markas Anaitasuna pada tanggal 3 November, Levante menghadapi Tarancón pada tanggal 5 November, dan Valencia melawan Tavernes de la Valldigna pada tanggal 10 November.
Pertandingan Betis diubah menjadi tanggal 12 November melawan Navalcarnero, sedangkan lawatan Celta ke Salamanca baru akan dilangsungkan pada tanggal 13 November.
Duka Segenap Insan Olahraga Spanyol
Tragedi tersebut juga memicu berbagai bentuk penghormatan dari seluruh penjuru dunia olahraga Spanyol. Pengheningan cipta selama satu menit dilakukan sebelum pertandingan Liga Champions Wanita antara Real Madrid melawan Bayern Munich, di mana para pemain mengenakan ban lengan hitam. Klub tersebut juga menggelar pengheningan cipta saat sesi latihan serta menyampaikan dukungan penuh kepada para petugas darurat.
Barcelona turut menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban beserta keluarga mereka, sementara petenis Carlos Alcaraz menjadi salah satu tokoh terkemuka olahraga Spanyol yang mengirimkan pesan dukungan.
Langkah penundaan ini tidak dipungkiri membuat kalender Copa del Rey menjadi lebih rumit, namun pihak federasi sama sekali tidak ragu mengambil keputusan tersebut setelah menyadari besarnya skala tragedi pada hari Rabu lalu.
Kompetisi tersebut dimulai kembali pada malam hari ini sementara perhatian publik negeri Matador masih tertuju ke tempat lain.
Sumber: Inside World Football







