Masa depan Bruno Fernandes di Manchester United mulai diselimuti ketidakpastian setelah AC Milan dikabarkan memantau situasinya menjelang bursa transfer Januari. Gelandang berusia 32 tahun tersebut berada di tengah meningkatnya ketegangan usai secara terbuka mempertanyakan pendekatan taktis tim menyusul kekalahan 4-1 dari Como di Liga Champions.
Minat AC Milan dan Ketegangan di Old Trafford
Menurut laporan Calciomercato, AC Milan mengawasi perkembangan Fernandes secara dekat dan berpeluang menjajaki kepindahan pada bulan Januari apabila sang pemain tersedia. Ruben Amorim disebut sangat berkeinginan untuk bereuni kembali dengan mantan kapten United tersebut, sementara sang pemain dikabarkan semakin tidak bahagia dengan situasi yang berkembang di Old Trafford.
Kritik yang dilontarkan Fernandes terhadap taktik klub usai kekalahan dari Como dinilai sangat signifikan. Ia berargumen bahwa tim kurang agresif dalam melakukan pressing serta memberikan terlalu banyak ruang dan kepercayaan diri kepada lawan.
Pelaksana tugas manajer Michael Carrick kemudian mencadangkan sang kapten ketika United menelan kekalahan 3-0 dari Bournemouth pada hari Minggu, yang semakin memicu spekulasi bahwa hubungan antara pemain dan klub mulai retak. Carrick kemudian menegaskan bahwa keputusannya untuk mencadangkan Fernandes murni didasarkan pada aspek sepak bola, bukan karena masalah kedisiplinan.
Status Kontrak dan Peluang Hengkang
Terdapat pula ketidakpastian mengenai kontrak sang gelandang. Football Insider melaporkan bahwa kesepakatan saat ini akan berakhir pada musim panas tahun depan, meski United memiliki opsi untuk memperpanjangnya selama satu tahun lagi serta telah mendiskusikan perjanjian baru.
Kepindahan pada bursa transfer Januari masih terasa sulit karena Fernandes tetap menjadi salah satu pemain paling produktif di skuad United. Sejak Carrick pertama kali memegang kendali pada bulan Januari, Fernandes telah mencatatkan 14 assist dan menciptakan 96 peluang, jumlah terbanyak dibandingkan pemain lain di lima liga top Eropa dalam periode tersebut.
Kendati demikian, hubungan dalam dunia sepak bola dapat memburuk dengan cepat. Jika Fernandes merasa arah klub tidak lagi sejalan dengan ambisinya dan United memutuskan membutuhkan lini tengah yang lebih muda, bursa transfer Januari bisa menjadi kesempatan realistis bagi kedua belah pihak untuk berpisah.
Milan menawarkan panggung besar di Eropa serta manajer yang sudah dikenal, meski gaji dan biaya transfer masih akan menjadi hambatan yang signifikan. Bagi United, pertanyaan besarnya adalah apakah perselisihan ini sekadar masalah sementara di tengah tren buruk atau justru awal dari akhir karier salah satu pemain paling berpengaruh di era pasca-Ferguson.
Sumber: CaughtOffside







