Harry Kane dan Kylian Mbappe saat ini dianggap sebagai dua penyerang paling tajam di dunia sepak bola dan menjadi kandidat kuat peraih Ballon d’Or 2026. Meski keduanya belum pernah menjuarai Liga Champions, catatan gol mereka yang mencapai total 997 gol sepanjang karier profesional untuk klub dan negara membuktikan kualitas mereka sebagai pemain elit.
Statistik Harry Kane
Sejak awal musim lalu, Harry Kane telah tampil dalam 63 pertandingan dengan mencatatkan 71 gol dan 14 assist. Pemain asal Inggris ini mencatatkan rata-rata satu gol setiap 70,9 menit dan berhasil mencetak lima hat-trick. Musim 2025-26 menjadi periode paling produktif dalam kariernya dengan total 61 gol, melampaui capaian 44 gol pada musim perdananya bersama Bayern Munich.
Di kompetisi Liga Champions, Kane tampil dalam 16 pertandingan dengan torehan 18 gol dan 4 assist, dengan rata-rata satu gol setiap 72,8 menit. Ia mencatatkan rekor gol terbaiknya di Eropa musim lalu dengan 11 gol. Kontribusi pentingnya termasuk dwigol saat melawan Chelsea, Pafos, dan Union SG di fase liga, serta dua gol dalam kemenangan babak 16 besar melawan Atalanta. Selain itu, Kane sempat mencatatkan dua kali rentetan mencetak gol dalam delapan pertandingan berturut-turut, serta hat-trick di Bundesliga saat menghadapi RB Leipzig, Hoffenheim, dan Stuttgart.
Statistik Kylian Mbappe
Kylian Mbappe mencatatkan 56 gol dan 10 assist dari 57 penampilan sejak awal musim lalu. Penyerang asal Prancis ini memiliki rata-rata satu gol setiap 85,4 menit dan mencetak enam hat-trick. Setelah konsisten melampaui angka 40 gol di musim terakhirnya bersama Paris Saint-Germain dan musim pertama di Real Madrid, Mbappe kembali mencapai tonggak sejarah tersebut musim lalu.
Dalam kompetisi Liga Champions, Mbappe mencatatkan rata-rata satu gol setiap 65,5 menit dari 14 penampilan. Musim lalu menjadi kampanye Liga Champions paling produktif bagi Mbappe, yang membawanya melampaui jumlah gol Raul untuk masuk ke dalam daftar lima pencetak gol terbanyak sepanjang masa di kompetisi tersebut. Performa impresifnya di fase liga musim lalu mencakup dwigol melawan Marseille, Monaco, dan Benfica, hat-trick ke gawang Kairat, serta empat gol saat menghadapi Olympiacos. Ia juga mencetak gol di kedua leg babak perempat final melawan Bayern Munich.
Meskipun Real Madrid harus tersingkir di babak perempat final musim lalu, Mbappe tetap menunjukkan ketajaman yang konsisten. Memasuki musim ini, ia telah memulai kompetisi Eropa dengan catatan rata-rata satu gol per pertandingan.
Sumber: Planet Football







