Berita Bola

7 Momen Paling Memalukan Arsenal Sepanjang Sejarah

7 Momen Paling Memalukan Arsenal Sepanjang Sejarah
Daftar Isi
  1. Tersingkir dari Piala Liga oleh Fleetwood Town
  2. Kekalahan dari Bradford City di Piala Liga
  3. Dibantai Manchester United 8-2
  4. Aksi Protes William Gallas
  5. Dibantai Chelsea 6-0 pada Laga ke-1,000 Arsene Wenger
  6. Kekalahan di Final Piala Liga 2011
  7. Kekalahan Agregat 10-2 dari Bayern Munich

Arsenal harus menelan pil pahit setelah tersingkir secara mengejutkan dari ajang Piala Liga Inggris di tangan klub papan bawah League Two, Fleetwood Town. Di balik kebangkitan mereka belakangan ini, klub London utara tersebut ternyata pernah mengalami sejumlah momen memalukan dalam sejarahnya.

Tersingkir dari Piala Liga oleh Fleetwood Town

Arsenal tersingkir dari ajang Piala Liga musim ini di Highbury Stadium dalam kekalahan mengejutkan melawan Fleetwood Town yang berada di paruh bawah League Two. Mikel Arteta tetap menurunkan sejumlah pemain familiar seperti Viktor Gyokeres, Kai Havertz, dan Piero Hincapie dalam susunan pemain utama. Kendati demikian, Fleetwood mampu memimpin pada babak pertama sebelum Arsenal membalas pada paruh kedua. Situasi semakin memburuk bagi Arsenal setelah Max Dowman diganjar kartu merah menjelang pertandingan berlanjut ke adu penalti. Bruno Guimaraes gagal mengeksekusi penalti krusial dan Illan Meslier tidak mampu menepis satupun tembakan lawan, sehingga Fleetwood memastikan kemenangan adu penalti 5-3 seperti dilaporkan Planet Football.

Kekalahan dari Bradford City di Piala Liga

Kegagalan disingkirkan tim kasta keempat bukan hal baru bagi Arsenal, mengingat kejadian serupa pernah terjadi saat menghadapi Bradford City. Perjuangan Arsenal pada babak keempat musim 2012-2013 sudah berat ketika mereka harus bangkit dari ketinggalan empat gol untuk menang 7-5 atas Reading melalui babak perpanjangan waktu. Enam pekan berselang, mereka bertandang ke markas Bradford untuk laga perempat final dan tertinggal sejak menit ke-16. Thomas Vermaelen menyamakan kedudukan pada menit ke-88, memaksa pertandingan berlanjut hingga adu penalti. Vermaelen berubah dari pahlawan menjadi pesakitan setelah gagal mencetak penalti penentu yang mengeliminasi Arsenal.

Dibantai Manchester United 8-2

Masa ketika Arsenal dan Manchester United mendominasi Liga Primer Inggris menyisakan kenangan pahit bagi kubu Meriam London pada 2011. United menghantam mereka dengan skor telak 8-2, di mana Wayne Rooney mencetak hat-trick. Kedudukan sebenarnya baru 3-1 saat turun minum, namun permainan Arsenal hancur lebur pada paruh kedua bahkan sebelum pemain remaja Carl Jenkinson mendapatkan kartu merah.

Aksi Protes William Gallas

Momen ini tidak berkaitan langsung dengan hasil akhir pertandingan, meski ada rasa malu tersendiri usai kebobolan gol penalti pada masa tambahan waktu yang membuat Arsenal bermain imbang melawan Birmingham City. Kejadian paling ikonik adalah amukan William Gallas selepas peluit panjang berbunyi. Gallas duduk seorang diri di tengah lapangan selama beberapa menit dan tidak bisa dibujuk siapapun. Ia baru beranjak ketika menyadari kedatangan Arsene Wenger, menyusul tindakannya menendang papan iklan setelah menjadi penyebab terciptanya penalti tersebut.

Dibantai Chelsea 6-0 pada Laga ke-1,000 Arsene Wenger

Momen perayaan laga ke-1,000 Arsene Wenger sebagai manajer Arsenal berubah menjadi bencana besar pada Maret 2014 di Stamford Bridge. Bertindak sebagai tim peringkat pertama melawan peringkat ketiga dalam persaingan perebutan gelar juara, Arsenal justru kebobolan dua gol dalam kurun waktu tujuh menit pertama dan kehilangan satu pemain dalam 15 menit awal. Keadaan semakin memburuk bagi Arsenal sepanjang pertandingan.

Kekalahan di Final Piala Liga 2011

Birmingham City kembali menjadi batu sandungan bagi Arsenal dalam perebutan trofi pada final Piala Liga 2011. Setelah puasa gelar selama lima tahun, laga tersebut dinilai sebagai momentum tepat bagi Arsenal mengakhiri paceklik trofi. Namun, Birmingham justru memimpin lewat gol Nikola Zigic sebelum dibalas oleh Robin van Persie. Harapan Arsenal pupus ketika Obafemi Martins mencetak gol penentu kemenangan Birmingham pada menit ke-89.

Kekalahan Agregat 10-2 dari Bayern Munich

Arsenal pernah mengalami mimpi buruk disingkirkan Bayern Munich dengan kekalahan agregat telak 10-2 di ajang Liga Champions. Kekalahan telak 5-1 dari Bayern sempat terjadi dua kali dalam rentang waktu tiga minggu. Pada musim menjelang akhir kepemimpinan Wenger tersebut, Arsenal tersingkir secara mengenaskan dan gagal lolos ke Liga Champions pada musim berikutnya.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *