Manchester United berpotensi menghadapi perombakan besar dan tagihan transfer mencapai 165 juta poundsterling atau sekitar Rp3,3 triliun jika Eddie Howe ditunjuk sebagai manajer baru. Mantan juru taktik Newcastle United tersebut dikabarkan berencana memperkuat empat posisi krusial pada bursa transfer Januari mendatang.
Rencana Belanja Eddie Howe
Menurut laporan Sportbible yang dilansir dari CaughtOffside, Howe muncul sebagai kandidat kuat untuk menggantikan posisi Michael Carrick di Old Trafford apabila klub memutuskan untuk melakukan pergantian kepemimpinan. Pelatih berusia 48 tahun ini sebelumnya sukses membawa Newcastle menjuarai Piala Liga dan lolos ke Liga Champions.
Gaya permainan intensitas tinggi dan pressing yang diusung Howe menuntut adanya peningkatan kualitas skuad yang signifikan di United. Sektor pertahanan diproyeksikan menjadi prioritas utama, di mana bek tengah Everton Jarrad Branthwaite masuk dalam daftar pemain yang dinilai sesuai dengan kebutuhan taktik tersebut.
Untuk posisi bek kiri, Adrien Truffert dari Bournemouth serta Lewis Hall dari Newcastle disebut-sebut sebagai opsi potensial. Howe memiliki pengalaman bekerja sama dengan Hall di St James’ Park dan terbuka untuk kembali bekerja dengan sang bek apabila situasi memungkinkan.
Kebutuhan Lini Depan dan Kondisi Kursi Kepelatihan
Selain lini belakang, manajer asal Inggris ini juga mengincar pemain sayap dinamis guna meregangkan pertahanan lawan serta tambahan penyerang untuk menambah persaingan di lini serang. Penyerang Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta, dikaitkan dengan kepindahan ke Old Trafford karena keunggulan fisik dan kemampuannya memimpin lini depan yang dinilai cocok dengan gaya main Howe.
Kendati demikian, merealisasikan keempat perekrutan tersebut menuntut dukungan finansial yang masif dari jajaran petinggi United. Klub juga harus menyeimbangkan aktivitas belanja dengan komitmen skuad yang ada serta strategi transfer jangka panjang.
Rencana kedatangan Howe masih bergantung pada keputusan klub untuk melepas Carrick yang tengah berada di bawah tekanan menyusul rentetan hasil buruk. Meski sejumlah kandidat manajer lain turut dipertimbangkan, kepastian perubahan di kursi kepelatihan Old Trafford belum diumumkan secara resmi.
Sumber: CaughtOffside







