Berita Bola

Kartu Merah Harvey Elliott di Valencia Perpanjang Tren Buruk

Kartu Merah Harvey Elliott di Valencia Perpanjang Tren Buruk
Daftar Isi
  1. Insiden Kartu Merah Kontra Villarreal
  2. Perjalanan Karier yang Menurun
  3. Kegagalan di Aston Villa dan Valencia

Masa peminjaman gelandang Liverpool Harvey Elliott di Valencia semakin memburuk setelah ia mendapat kartu merah akibat dua kartu kuning beruntun saat melawan Villarreal.

Insiden Kartu Merah Kontra Villarreal

Pemain berusia 23 tahun tersebut masuk ke lapangan saat pertandingan Derbi de la Comunitat menyisakan 20 menit, dengan kedudukan sama kuat 1-1 dan gelandang Villarreal Pape Gueye telah diusir wasit.

Namun, situasi tidak berjalan sesuai harapan bagi Elliott yang diganjar dua kartu kuning dalam kurun waktu satu menit, yang keduanya tampak diakibatkan oleh protes terhadap keputusan wasit, seperti dilaporkan Planet Football.

Keadaan semakin memburuk bagi Valencia ketika Villarreal justru mencetak gol kemenangan pada menit keenam masa tambahan waktu babak kedua, membuat kedua kesebelasan sama-sama bermain dengan sepuluh orang.

Perjalanan Karier yang Menurun

Menurut laporan Planet Football, momen tersebut menambah panjang daftar catatan negatif dalam karier Elliott yang merosot sejak Arne Slot menggantikan Jurgen Klopp di Liverpool pada musim panas 2024.

Elliott hanya mendapat kesempatan bermain minim ketika Liverpool menjuarai Liga Primer musim 2024-2025 karena jarang mendapat kepercayaan dari Slot.

Harapan sempat muncul ketika ia tampil gemilang bersama tim nasional Inggris U-21 di ajang Kejuaraan Eropa U-21 pada musim panas 2025.

Gelandang tersebut dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Turnamen setelah mencetak lima gol, termasuk gol pembuka pada pertandingan final melawan Jerman.

Kelompok Pengamat Teknis UEFA memuji sang pemain sebagai sosok paling efektif sejak pertandingan pertama, yang menunjukkan kesadaran taktik luar biasa serta kepemimpinan yang baik.

Kegagalan di Aston Villa dan Valencia

Pindah ke Aston Villa asuhan Unai Emery sebelumnya dipandang sebagai peluang bagus untuk memulai lembaran baru dalam perkembangan kariernya.

Kendati demikian, kepindahan tersebut berubah menjadi situasi sulit karena perjanjian peminjaman memuat kewajiban pembelian senilai 35 juta poundsterling jika ia tampil dalam 10 pertandingan, yang membuat Villa memilih tidak mempermanenkan statusnya.

Akibat klausul tersebut, ia dibekukan dari skuad dan hanya mencatatkan 304 menit bermain sepanjang musim tersebut.

Upaya memulihkan karier melalui masa peminjaman kedua ke Valencia juga menghadapi kendala besar setelah pelatih Carlos Corberan yang membujuknya bergabung dipecat akibat awal musim yang buruk.

Surat kabar Spanyol, Marca, sempat memberitakan adanya kekhawatiran mengenai kondisi fisik Elliott yang disebut datang melebihi berat badan optimal.

Meskipun dilaporkan menjadi pemain dengan bayaran tertinggi ketiga di klub, ia kesulitan mendapat tempat utama di bawah pengganti Corberan, Javier Aguirre.

Sebelum pertandingan melawan Villarreal, Elliott baru mencatatkan 133 menit bermain dalam enam pertandingan La Liga, yang memicu kedatangan perwakilan Liverpool ke Spanyol untuk membahas masa depan sang pemain.

Pelatih Javier Aguirre memberikan tanggapan keras seusai pertandingan mengenai kartu merah yang diterima pemainnya tersebut.

“Itu absurd, konyol. Saya sudah meneggaskannya kepada dia,” kata Aguirre kepada para wartawan.

“Ini bukan salah dia, ini salah saya karena memilih pemain yang saya turunkan. Saya yang memutuskan siapa yang bermain dan bagaimana mereka bermain. Saya akan berbicara dengannya.”

Hasil negatif tersebut menempatkan Valencia di posisi kedua dari bawah klasemen sementara La Liga dengan catatan hanya meraih satu kemenangan dari pertandingan pembuka mereka.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *