Berita Bola

PSIM Yogyakarta Takluk 1-2 dari Dewa United

PSIM Yogyakarta Takluk 1-2 dari Dewa United

PSIM Yogyakarta harus mengakui keunggulan Dewa United setelah kalah dengan skor 1-2 pada laga pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Yogyakarta, Jumat (6/11/2026).

Dewa United membuka keunggulan terlebih dahulu lewat eksekusi penalti Denilson Junior pada menit ke-11. PSIM sempat menyamakan kedudukan melalui gol Ezequiel Vidal pada menit ke-66, sebelum Taisei Marukawa memastikan penentu kemenangan tim tamu di masa perpanjangan waktu, tepatnya pada menit 90+5.

Evaluasi Performa dan Konsentrasi Tim

Seusai laga, pelatih PSIM Risto menilai anak asuhnya sebenarnya mampu memberikan perlawanan seimbang melawan tim papan atas. Namun, ia menyayangkan penurunan fokus di menit-menit krusial menjelang pertandingan usai.

Ia menjelaskan bahwa keputusan untuk memperagakan permainan saling serang menghadapi lini depan lawan yang mengandalkan kecepatan terbukti berisiko. Celah tersebut dimanfaatkan lawan untuk mencetak gol kemenangan melalui skema serangan balik dari kesalahan timnya. Kendati demikian, sang pelatih tetap mengapresiasi daya juang dan kerja keras yang ditampilkan para pemain di lapangan.

Sorotan terhadap Kepemimpinan Wasit

Selain menyinggung performa tim, Risto mengkritik kinerja perangkat pertandingan yang dinilainya mengambil sejumlah keputusan janggal sepanjang laga. Ia mempertanyakan keputusan hukuman penalti bagi lawan serta penghentian laga yang dinilai terlalu sering di awal permainan.

“Saya tidak suka melihat wasit lalu mencari-cari alasan, dan mencari pembenaran untuk tim. Tetapi, hari ini keputusannya sangat aneh. Saya tidak tahu tentang kejadian terakhir, apakah itu handball atau bukan? Saya tidak tahu, saya tidak yakin,” kata Risto kepada Liputan6.com.

Ia menilai hukuman penalti tersebut berlebihan karena posisi pemainnya sedang membelakangi arah datangnya bola. Di sisi lain, bek PSIM Raka Cahyana menyampaikan permohonan maaf atas hasil buruk tersebut dan menyerahkan penilaian kinerja wasit kepada publik. Raka juga mengungkapkan kebingungan para pemain di lapangan akibat lamanya proses pengambilan keputusan saat terjadi dugaan pelanggaran.

Hasil ini membuat PSIM Yogyakarta tertahan di peringkat ke-15 klasemen sementara dengan raihan lima poin. Sebaliknya, raihan tiga poin penuh mengantarkan Dewa United bertengger di puncak klasemen sementara dengan perolehan 20 poin.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *