Daftar Isi
Manchester City dan Arsenal hanya terpaut lima poin di puncak klasemen Liga Primer sepanjang tahun kalender 2026, dengan sang juara bertahan memegang kendali. Arsenal sebelumnya menjadi tim terbaik sepanjang 2025 dan 2024 meskipun gagal meraih gelar juara pada kedua musim tersebut.
Persaingan Papan Atas dan Kejutan Manchester United
Pasukan Mikel Arteta dinobatkan sebagai juara musim lalu, tetapi Manchester City terus menempel ketat sepanjang 2026 meski sudah memainkan satu pertandingan lebih banyak. Keduanya unggul jauh dari tim-tim lainnya. Situasi ini menunjukkan potensi persaingan ketat di masa mendatang, terutama dengan Enzo Maresca yang mengawali masa kepelatihannya di kursi manajer City sejak musim panas menggantikan Guardiola, seperti dilaporkan Planet Football.
Sementara itu, Manchester United secara mengejutkan berada di peringkat ketiga dengan raihan 48 poin dari 28 pertandingan, serta hanya mencetak dua gol lebih sedikit dari sang juara bertahan. Skuad racikan Michael Carrick menjadi salah satu cerita terbesar pada 2026, kend photocopying awal musim yang buruk sempat mengurangi kilau kemajuan awal mereka. United hanya mencatatkan satu kemenangan dari sembilan laga pembuka Liga Primer musim 2026-2027.
Performa Liverpool, Chelsea, dan Tottenham
Liverpool menempati posisi keenam dengan 43 poin setelah meraih 11 kemenangan dan 10 hasil imbang dari 29 laga liga sepanjang tahun kalender ini. Catatan tersebut masih menempatkan mereka lima poin di atas Chelsea. Kubu The Blues sendiri mengalami tahun 2026 yang berat setelah menunjuk Liam Rosenior pada Januari lalu sebelum memecatnya pada April.
Meskipun ada secercah harapan di bawah manajer baru Xabi Alonso, Chelsea tertahan di peringkat kesembilan dalam klasemen tahun kalender 2026. Di sisi lain, Tottenham Hotspur terpuruk di posisi ke-16 dengan hanya mengantongi 28 poin dari 29 pertandingan. Spurs hanya mampu memenangkan enam laga liga sepanjang tahun kalender, meski finis kuat musim lalu menyelamatkan mereka di Liga Primer.
Klub-Klub Kejutan dan Papan Tengah
Tiga klub berinisial B—Bournemouth, Brighton, dan Brentford—terus tampil melebihi ekspektasi sepanjang tahun kalender ini. Brighton menduduki peringkat keempat dengan 47 poin dari 28 laga, Bournemouth di tempat kelima dengan 46 poin dari 28 pertandingan, dan Brentford menyusul di urutan ketujuh dengan 41 poin dari 29 laga, yang membuktikan keberhasilan rekrutmen cerdas dan strategi berbasis data.
Pencapaian Leeds United juga patut disorot karena skuad asuhan Daniel Farke bertengger di peringkat kedelapan dengan 38 poin, setara dengan Chelsea dan Aston Villa. Konsistensi permainan ini mengisyaratkan peluang mereka menembus sepak bola Eropa pada musim 2026-2027, meski rentetan laga tanpa kemenangan baru-baru ini memunculkan tanda tanya.
Sebaliknya, Aston Villa mengalami kesulitan dan berada di peringkat kesepuluh dengan 38 poin dari 28 pertandingan, meski sempat finis di zona Liga Champions pada akhir musim lalu. West Ham United juga menjadi sorotan setelah terdegradasi pada akhir musim 2025-2026, namun tetap mengumpulkan cukup poin di akhir musim untuk menduduki peringkat ke-18 dalam tahun kalender ini.
Klub-klub promosi dan degradasi mengelompok di papan bawah, tetapi Hull City tercatat telah mendulang poin Liga Primer lebih banyak dibandingkan Burnley pada 2026 meski memainkan 10 pertandingan lebih sedikit. Tabel kalender ini disusun menggunakan sumber daya klasemen Liga Primer dari situs mitra mereka, Football365.
Sumber: Planet Football







