Berita Bola

Persita Hancurkan Persik 5-1, Carlos Pena Ungkap Trik Atasi Lelah

Persita Hancurkan Persik 5-1, Carlos Pena Ungkap Trik Atasi Lelah
Daftar Isi
  1. Jalannya Pertandingan
  2. Taktik Efektif di Lapangan
  3. Kendala Perjalanan Nonteknis

Persita Tangerang berhasil meraih kemenangan telak 5-1 atas Persik Kediri dalam laga pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Sabtu (31/10/2026). Hasil positif ini diraih tim tamu di tengah kondisi kebugaran yang sempat terganggu akibat perjalanan udara hampir 10 jam dari Jakarta menuju Kediri karena cuaca buruk.

Jalannya Pertandingan

Alexander Ramalingom membuka keunggulan bagi tim berjuluk Pendekar Cisadane lewat dua gol yang dicetak pada menit 9 dan 45+3′. Memasuki paruh kedua, Pablo Ganet memperlebar keunggulan dengan memborong tiga gol masing-masing pada menit 48, 76, dan 90+8′. Tuan rumah Persik hanya mampu membalas satu gol melalui aksi Sergio Castel Martinez pada menit 79.

Pelatih Persita, Carlos Pena, menyatakan bahwa dirinya telah memberikan doktrin kepada para pemainnya sebelum pertandingan agar tidak terpengaruh oleh masalah cuaca sehari sebelumnya. Menurutnya, para pemain menjawab instruksi tersebut dengan tampil habis-habisan di atas lapangan.

Taktik Efektif di Lapangan

Pelatih asal Spanyol itu menyiasati kelelahan skuadnya dengan menerapkan pendekatan permainan yang efisien. Persita merapatkan barisan dengan menutup ruang antarlini, memotong pergerakan gelandang Persik, serta menjaga blok pertahanan agar tetap rapat demi menghindari pergerakan lari yang sia-sia.

Ketika melancarkan serangan, Persita memilih untuk menunggu sebelum melepaskan serangan balik cepat yang menyasar sisi kanan pertahanan Persik yang dinilai rentan. Carlos Pena menyebutkan bahwa rencana permainan tersebut telah dipelajari dengan baik oleh para pemainnya meski menghadapi tekanan dari tuan rumah.

Kendala Perjalanan Nonteknis

Carlos Pena menuturkan bahwa aspek mental skuadnya harus dijaga secara ketat menyusul insiden pengalihan penerbangan pada Jumat (30/10/2026) siang. Pesawat yang membawa rombongan Persita gagal mendarat di Bandara Dhoho Kediri akibat cuaca buruk dan harus dialihkan ke Bali.

Setelah menunggu selama delapan jam di Bali, rombongan tim baru bisa tiba di Kediri pada pukul 21.00 malam. Selama masa tunggu tersebut, para pemain diberikan kebebasan untuk melakukan aktivitas yang disukai seperti menikmati makan siang dan minum kopi demi menjaga pikiran agar tetap positif menghadapi kendala nonteknis tersebut.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *