Liga Primer

Jamie Carragher Minta Maaf ke Aston Villa Usai Diancam Hukum

Jamie Carragher Minta Maaf ke Aston Villa Usai Diancam Hukum
Daftar Isi
  1. Permintaan Maaf Melalui Media Sosial
  2. Ancaman Langkah Hukum dari Klub
  3. Asal Mula Kontroversi

Jamie Carragher menyampaikan permintaan maaf kepada Aston Villa setelah menggunakan pilihan kata yang keliru dalam membahas klub tersebut. Permintaan maaf ini dilontarkan menyusul ancaman tindakan hukum yang dilayangkan pihak klub.

Permintaan Maaf Melalui Media Sosial

Melalui akun media sosial X pada hari Sabtu, Jamie Carragher menyampaikan permohonan maaf kepada pihak klub, jajaran pemilik, serta para pendukung Aston Villa. Mantan pemain belakang Liverpool tersebut mengakui bahwa pernyataannya pada pekan tersebut kurang tepat dan salah.

“Saya dapat meyakinkan fans Villa bahwa itu hanya gurauan semata, tetapi saya mengerti hal tersebut tidak diterima dengan cara demikian, jadi saya minta maaf. Semoga beruntung hari ini UTV [Up the Villa]!” tulis Carragher.

Ancaman Langkah Hukum dari Klub

Sebelumnya pada hari Jumat, Aston Villa mengumumkan rencana untuk menempuh jalur hukum terhadap Carragher atas apa yang mereka sebut sebagai penghinaan yang tidak dapat diterima. Pernyataan resmi tersebut ditandatangani oleh pimpinan klub, Nassef Sawiris.

“Aston Villa akan mengambil tindakan hukum terhadap Jamie Carragher atas penghinaannya yang tidak dapat diterima terhadap klub dan para pendukungnya,” demikian bunyi pernyataan tersebut. “Aston Villa tidak akan membiarkan siapapun menghentikan kenaikan kelas kami di sepak bola Inggris dan Eropa.”

Asal Mula Kontroversi

Komentar tersebut disampaikan oleh Carragher dalam siniar Stick to Football ketika membahas kemungkinan Unai Emery menggantikan posisi Michael Carrick di Old Trafford. Dalam diskusi itu, ia menyatakan bahwa klub-klub memiliki rantai hierarki dalam dunia sepak bola.

Carragher menyatakan bahwa Real Madrid dapat merekrut pemain terbaik Manchester United, dan begitu pula klub-klub di bawah Aston Villa dapat mengambil manajer atau pemain dari klub tersebut. Ia kemudian mengeluarkan pernyataan kontroversial agar para pendukung Villa untuk diam dan menyebut klub tersebut tidak akan pernah menyamai Manchester United.

Hingga berita ini ditulis, pihak Aston Villa belum memberikan tanggapan secara terbuka mengenai permintaan maaf yang disampaikan oleh Carragher. Klub tersebut dijadwalkan menjamu Fulham di kandang dalam lanjutan Liga Primer pada Sabtu malam.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *