Manajer Manchester United, Michael Carrick, dikabarkan telah mengambil keputusan untuk mencadangkan Bruno Fernandes sebelum insiden kemarahan sang pemain di akhir pertandingan melawan Como. Gelandang asal Portugal tersebut sempat memicu kontroversi setelah melontarkan kritik terhadap taktik kepelatihan Carrick dalam kekalahan telak empat gol berbalas satu di markas Como dalam ajang Liga Champions.
Kronologi Pencadangan Fernandes
Dalam pertandingan di Italia tersebut, Carrick menarik keluar Fernandes pada menit ke-67 sebelum akhirnya tidak memasukkan sang pemain ke dalam susunan pemain utama saat Manchester United takluk dari Bournemouth di ajang Liga Primer pada akhir pekan berikutnya. Berdasarkan laporan Daily Mail yang dikutip oleh CaughtOffside, keputusan untuk menepikan sang kapten murni diambil berdasarkan evaluasi performanya selama lebih dari satu jam di atas lapangan, bukan semata-mata karena reaksi emosional pascapertandingan.
Perbandingan dengan Arsenal di Bawah Mikel Arteta
Situasi pelik yang melibatkan sang juru taktik dan pemain bintang berusia 32 tahun ini memunculkan perbandingan dengan langkah berani yang pernah diambil Arsenal di bawah kepemimpinan Mikel Arteta. Manajer asal Spanyol tersebut sebelumnya tidak ragu untuk menyingkirkan pemain-pemain bintang berprofil tinggi seperti Mesut Ozil dan Pierre-Emerick Aubameyang demi membangun kembali kekuatan tim melalui keputusan-keputusan yang awalnya tidak populer.
Meski berstatus sebagai pemain kelas dunia pada hari-hari terbaiknya, sikap pemain yang kerap melimpahkan kesalahan kepada jajaran pelatih dinilai dapat menghambat proyek jangka panjang klub berjuluk Setan Merah tersebut. Kelanjutan dari perselisihan internal ini kini menjadi sorotan utama para pendukung klub dalam melihat arah kedisiplinan tim ke depan.
Sumber: CaughtOffside







